kursor

Search

Rabu, 28 Desember 2011

Android, Teknologimu Mengalihkan Duniaku (Sepenggal curhatan Mahasiswa)

Kiranya sekarang sudah banyak yang mendengar tentang android dan boomingnya. Dalam tulisan iseng ini, saya mau berbagi cerita tentang awal mulanya android kenapa bisa muncul, sudah sampai mana dan mau kemana. Kiranya bermanfaat buat android lover dan gadgeteer lainnya, untuk melihat semangat yang dikandung android di dalamnya. Suatu ketika Google, raksasa search engine, membeli Android inc, yang dipimpin Andy Rubin. Setelah dibeli, Google mengangkat Andy Rubin sebagai Vice President of Engineering urusan android, google menyadari, Andy Rubin yang berkutat di android adalah orang yang paling mengerti tentang android, orang ini tetap harus memimpin. (Bandingkan dengan kisah Steve Jobs di Apple inc, dia yang membuat apple, dia memberi rohnya, saat membesarkan Apple, eh dia bisa disingkirkan dari Apple sampai harus membuat Next computer, dan akhirnya kembali ke Apple menghasilkan kejayaan) Saat itu digelar meeting, untuk mendengarkan visi dan misi dari Android yang dibawakan oleh Andy Rubin. Hadir disana adalah VP Engineering google, Vic Gundotra. Ketika meeting baru mulai dan Andy siap memaparkan apa itu android, Vic langsung menyela dengan skeptis, dengan pertanyaan: “Andy, apa dunia ini benar masih butuh mobile operating system lain?” Usaha google adalah di mesin pencari dan iklan, dan mesin pencari google sudah ada disetiap smartphone. Saat itu di dunia sudah ada banyak operating system, ada Windows Mobile, ada Blackberry, ada Symbian , dan ada rajanya smartphone, Apple dengan iPhone or iOS nya, belum lagi operating system kecil lain . Dan Andy menjelaskan demikian, ada 2 point utama kenapa android harus dibuat. Point pertama. Saat ini kita sedang kritis, dan butuh sebuah operating system yang free dan terbuka (open source) supaya setiap developer bisa bebas berinovasi di setiap level di dalamnya. Dengan cara ini para pembuat handset atau vendor bisa membuat handset sesuai keinginannya, boleh layar 2″, 3″ atau 4″. Boleh pakai keyboard, boleh tidak., boleh ada kamera depan atau tidak… Dan nanti semua operator bisa ikut bergabung bersama sesuai kemampuan mereka, boleh 2G, 3G, 4G, LTE, Wimax, boleh CDMA boleh GSM dll. Akhirnya nanti adalah konsumen yang diuntungkan, mereka bisa menentukan sendiri handset smartphone android mana yang terbaik menurut mereka, sesuai kebutuhan, kemampuan dan operator yang menjadi pilihan mereka. —– dan begitulah dasar dari android yang ada sekarang, dalam usia masuk 2 tahun, android ada di berbagai merk, ada yg murah , ada yang mahal, ada yg layar 2 inch, 3″ , 4″ bahkan 5″ dan 7″, ada yang kecepatan prosesornya 300Mhz, ada yang 1Ghz, dan ada yang lebih dari itu , ada yang berkeyboard, ada yang berlayar sentuh kapasitif, resistif, berkamera depan, berkamera 3MP, 5MP, 8MP dll, juga dengan berbagai dukungan operator berbeda-beda, android fit di dalamnya.——– Point ke 2. Andy menambahkan point ke 2. Karena kini google adalah raksasa IT, google punya kemampuan. Kalau google diam saja, maka dunia akan menghadapi Draconian Future –(draconian future mengacu kepada jaman Yunani ketika seorang bernama Draco menjadi pengatur hukum disana, dimana pelanggaran kecil saja mendapat hukuman yang berat)— masa depan yang “sulit” dimana nanti di depan hanya akan ada: 1 Orang 1 Perusahaan 1 Operating System dan 1 Operator saja yang bisa jadi pilihan konsumen… That’s the future we don’t want … (dan sekarang yg baca bertanya-tanya siapa yang dimaksud oleh Andy Rubin sebagai 1 penguasa? , kuncinya adalah tahun 1984 ) Pembicaraan ditutup dengan kata2 ini: Jadi jika kita adalah orang yang percaya akan: Keterbukaan, percaya akan Pilihan dan percaya akan Inovasi yang bisa dilakukan semua orang Selamat datang di Android! Semangat ini yang membawa Android terus berevolusi sampai sekarang, maka dalam 1,5 tahun kehadiran android, sudah dipercaya oleh: 59 Operator 48 Negara 21 OEM 100 ribu aplikasi 200ribu android baru diaktivasi setiap hari. Data sekarang sepertinya jauh lebih banyak, data ini kira2 ada di bulan Juni-Juli 2010. Kini, android telah berumur 3 tahun. Dalam umur yang sangat muda, kita merasakah euforia nya merangsek semua aspek, silahkan buka semua grafik yang ada tentang android, semua menyatakan gerakan yang menaik, setiap hari berita-berita gadgets diisi oleh android, setiap beberapa hari android model baru di launching. Semua aspek , semua level konsumen hampir bisa menggunakan android sebagai pilihannya, mau yang murah dikepala 1 juta ada, mau yang tercanggih dan cepat ada, mau yang level mid ada, mau cdma, mau gsm, mau yang bisa hsdpa, mau yang 4G, semua ada. Sebuah gerakan keterbukaan dan gratis (open source dan free) , membuat pandangan tentang sesuatu yang gratis biasanya tidak bagus, dijungkir balikkan. Lihat aplikasi2 dari google yang gratis tanpa harus bayar, we can say itu adalah aplikasi2 terbaik dibanding yang harus berbayar sekalipun. Lihat mereka yang cepat tanggap dan langsung berani menaiki perahu keterbukaan ini, misalnya Motorola, ketika diambang keterpurukan ketika tidak mampu bersaing dengan merk2 lain dalam hal inovasi, langsung menanjak bahkan memperoleh anugerah best smartphone 2009, dan sekarang adalah merk yang sangat berinovasi dengan android nya di banyak level. Dengan berani boss Motorola berkata :”kedepan motorola hanya akan membuat smartphone android ” Lihat HTC, sama2 langsung berani percaya kepada google dan menjadi partner terbaik, sekarang namanya bersinar di dunia sebagai pembuat smartphone kelas atas dan membukukan keuntungan naik 60% dalam setahun. Samsung melakukan gebrakan, mengusung android dan langsung berani fight dengan sang raksasa iPhone, sekarang SGS terjual jutaan dalam waktu singkat, ada di banyak negara, dengan variasi type dan diusung operator kelas atas. Nokia , terlena dengan keberhasilannya yang panjang, lupa dan lambat berinovasi, sekarang sulit mengejar 2 raksasa , android dan iPhone. Hanya bisa mengejek ketika ditanya kenapa tidak ikut segera masuk ke kapal android, ” hanya seperti anak kecil yang kencing dalam celana waktu musim dingin, untuk merasakan kehangatan sesaat” begitu kira2 komentar CEO Nokia, dan kini proyek meego nya masih harus berjuang keras membuktikan diri untuk bersaing dengan raksasa android dan iphone yang terus berlari berkejaran, setelah langkahnya membuat segala macam OVI untuk menyaingi rival penggerusnya BlackBerry kandas. Blackberry menyadari, dia sangat hebat di sosialita dan server, tapi untuk menggapai level emas smartphone terbaik masih harus digapai lebih keras, ketika usahanya berevolusi di blackberry OS 6 , BB Torch masih dianggap belum selevel duo raksasa. Ini seperti dalam sekolah SMA, biasanya ada seorang murid yang menjadi idola, ganteng, ramah tamah, banyak teman dan disukai banyak orang juga terkenal disekolah. Tapi nanti yang namanya ada dihalaman khusus di buku tahunan, dan terpajang namanya di dinding hall of fame sekolah adalah bukan yang terganteng dan banyak teman, tapi selalu : lulusan terbaik. Dan calon lulusan terbaik itu adalah android dan iPhone. Itulah fakta yang berbicara dalam 2 tahun ini, tentang keterbukaan, pilihan dan inovasi. Dan sekarang dipuncak pertarungan hanya ada 2 raksasa, android dan iPhone. (entahlah windows phone 7 akan jadi raksasa yg lain atau tetap akan ada 2 raksasa) Akhir tahun 2009 google mengumumkan merelease the Nexus One, lompatan android pertama dengan spek tinggi yang melampaui spek iPhone 3Gs sekalipun, membuat oom Steve Jobs ngambek dengan mengatakan ” kita tidak masuk ke bisnis mesin pencari, kenapa sekarang google masuk bersaing ke bisnis kita di smartphone!” ( I Love Steve Jobs, kisah hidupnya, visinya, speechnya luar biasa dan saya mengamini dia memang pantas menjadi icon yang membawa perubahaan besar bagi teknologi dunia). Saya pernah bercerita juga tentang ini (di ketika google bermain cantik) bahwa ternyata dugaan oom Steve salah, google bermaksud lain ketika membuat Nexus One, dan hasilnya nyata, google hanya mendorong lebih jauh vendor2 lain untuk mengayuh lebih cepat, makanya dalam tahun 2010 ini perkembangan smartphone menjadi luar biasa cepat, speed tinggi, layar makin cantik, user interface makih hebat dll Baru keluar yang terhebat, sebentar kemudian ada yang lebih hebat. Beberapa orang mengatakan : cape, baru beli yg terbaik rasanya sudah ada yang lebih baik lagi. Apple fanboy mengatakan, lebih baik apple, inovasinya jelas, setahun sekali, beli sekarang , tahun depan baru ganti lagi Android fanboy mengatakan, we want more! Let’s release the new one with more power, more innovation now! Jangan tunda2 Sekitar bulan januari-februari lalu saya menjadi (kemungkinan) angkatan pertama yang memiliki nexus one, sekarang usianya menuju 1 tahun, betapa dalam perjalanan memilikinya saya menyaksikan perkembangan yang cepat. Juni 2010, kita mencoba OS android baru yang namanya Froyo 2.2, dan speed tiba2 naik menjadi 2,5 x lebih cepat. Entah sudah berapa macam tweakingyang saya coba, hasil pengembangan otak2 encer dari luar dan dalam negeri yang menjukkan bakat talentanya. Entah sudah berapa puluhdan ratusan aplikasi saya coba dalam waktu yang singkat. Saya jadi mengerti kenapa Oom Steve sebel dengan jailbreakers, it makes iPhone tidak menunjukkan karisma flawlesly nya lagi. Disatu sisi saya melihat apple fanboys yang jago jailbreak rindu yang namanya inovasi segera, menambahkan apa yang dirasa kurang disana, yang kalau ditunggu harap2 cemas apakah akan dimasukkan dalam edisi iPhone berikutnya tahun depan. Oom Steve Jobs adalah orang yang perfectionist, jangan berharap akan masuk ranah wimax atau LTE, sebelum wimax dan LTE menjadi umum dan terlihat jalan baik. (saat iphone 2g keluar, dunia lagi test koneksi 3G) Android berbeda, dia menurut saya seperti Star Trek, ” to boldly go where no one has gone before…” makanya segera ada HTC Evo 4, samsung epic dan ada desire Z. Saya bukan meledek iPhone jelek, nope sama sekali tidak, iPhone 4 sangat bagus. Beberapa kali saya tergoda untuk memakainya, tapi user experience nya belum nempel buat saya, seperti baju yang keren, tapi tidak membuat saya merasa nyaman. Caranya mengolah email, notification, dan ketergantungan yang tidak henti kepada iTunes not fit for me walau aplikasi2 nya luar biasa hebat. Butuh 1 tahun dari iPhone 2G ke 3G untuk menikmati forwarding sms, dan copy paste, butuh 1 tahun untuk ke 3Gs untuk bisa punya kompas dan autofokus camera, dan butuh 1 tahun lagi untuk bisa multitasking di iPhone 4. Keterbukaan bukan disukai semua orang, seperti baru saja Oom Steve dalam wawancara dengan macworld menyinggung masalah fragmentasi di android dan masalah keterbukaan android dibanding dengan ketertutupan apple. Oom SJ menyinggung masalah android market, akan ada market dari bestbuy, dari amazon, dari verizon , vodafone dan dari google sendiri, (belum lagi market2 lokal) , dikatakan ini akan membuat developer bingung. (setiap cerita oom steve selalu bawa developers, bahwa apple adalah yang terbaik yang mengayomi developers, disatu sisi ini menunjukkan pengakuan bahwa iphone menjadi hebat karena inovasi dan dukungan developer? ) Sebelumnya masalah ini pernah dibawa menjadi pertanyaan ke google, why google membiarkan ada “toko” aplikasi lain selain android market? Tidakkah membuat google rugi? Pertama google bercerita , bahwa komitmen mereka terhadap keterbukaan (open source) jelas, bolehnya dibuat toko aplikasi lain sah sah saja, ini dianggap memperkaya keterbukaan tersebut, developer boleh memilih mana yang fit buat mereka, sama dengan cerita diatas konsumen android boleh pilih type android mana dan operator mana yang dianggap paling fit buat mereka. Google tidak berbisnis jualan aplikasi, Oom Steve iya di appsore nya. Tidak ada kerugian buat google ada toko aplikasi yg hasil penjualannya tidak masuk ke kas google, karena itu bukan core bisnis google, core bisnis google di iklan Dengan banyaknya android, sekarang pertumbuhan hit iklan di android naik 5x lipat. Ini seperti memberi petani lahan gratis, ujung2 nya menang pilkada Kalau ada appstore lain di iphone tentu ini mengurangi pendapatan oom Steve secara signifikan, karena jualan lagu dan aplikasi disana sumbangan buat apple sangat-sangat besar. Kalau saya jadi Oom Steve, memang itu langkah logis paling cengli, harus bisa monopoli Masalah opensource android bukan hanya diuji di toko aplikasi, beberapa handset android keluar dengan mesin pencari bukan google, melainkan Bing dari microsoft atau Yahoo search. Google diminta komentarnya, menurut pandangan orang2 itu memang kurang ajar, sudah jelas2 android punya google dan anda ganti mesin pencarinya dengan yg lain. Google dengan tenang hanya menjawab, “kalau kami melarang mesin pencari lain, bukankah itu mencederai semangat open source?” Makanya dengan free anda bisa mencari aplikasi pencari lain di market android, diantaranya Bing dan Yahoo search… but kita2 tahu siapa yang bisa diandalkan. (kalau waktu itu gosip iPhone baru akan memakai Bing sebagai mesin pencari pengganti google menjadi kenyataan, bagaimana rasanya memiliki sebuah iPhone? I thing you’ll miss something big Di android ada banyak aplikasi untuk sebuah browser, xscope, dolphine HD, Opera, Fennec (firefox), skyfire dll… apa yang menurut kita lebih nyaman atau lebih baik silahkan dipakai bersama chrome lite bawaan android bahkan menggantikannya. Butuh berapa generasi iPhone sampai opera dijinkan ada sebagai pendamping safari browser? Fragmentasi diangkat besar2 oleh Oom Steve kemarin itu, sebagai masalah besar di android, salah satu contohnya bahwa butuh 100 lebih macam aplikasi Tweet deck (oom SJ keseleo menyebutnya TwitterDeck) untuk fit di 244 macam handset android (sekarang kita tahu ada 244 macam handset android, how fast, juni lalu di Google IO baru around 60-80 macam). Tapi ternyata besoknya dijawab oleh boss TweetDeck bahwa hanya ada 2 orang yang ngurusin aplikasi tweetdeck untuk android, menunjukkan fragmentasi hanya masalah kecil. Fragmentasi saya lihat terjadi kalau vendor lambat mengikuti arus, misal sony ericsson yang dari awal bikin handset di bulan Juni x10, dilanjutkan x10 mini, mini pro, dan sampai sekarang yang terbaru x8 tetap pakai donut 1.6 didalamnya, maka akan mengalami aplikasi2 baru tidak bisa jalan di handsetnya ketika developer membuatnya untuk OS yang lebih maju. Kemungkinan dengan ini google mengajari ayo maju-maju, kalau nanti tidak inovasi kamu dilibas yang lain. Jadi ketika mau ikut keberhasilan didalam perahu android, selain menghasilkan handset yang layak jual, vendor juga harus ikut mendayung, kalau tidak tertinggal dan dilupakan. Benar ada masalah fragmentasi di android, tapi no big deals seperti diceritakan diatas. Apakah masalah ini tidak ada di iPhone? Dengan rajinnya sekarang iPhone berperang dengan lock jailbreak, setiap beberapa saat ada upgrade, 4.0, 4.01. 4.02, 4.1 dan mau 4.2 . Kalau kita rajin mendownloadnya bayangkan berapa giga habis untuk OS ini, karena iphone OS nya sudah menyentuh 500-600 Mega Dan tidak semua aplikasi yang tadinya jalan di OS yang satu akan jalan di OS mendatang Oom Steve , senang dengan angka2, penjualan iPhone sekian juta, mengalahkan RIM dll (walau kemudian dibantah oleh RIM juga), jangan suka tergiur dengan angka2. Look at Nokia, terlalu asik dengan angka2 penjualannya sampai lupa berinovasi, dan a little too late sekarang untuk mengejar perahu iPhone dan android yg asik ngebut. Walau tahun 2012 symbian akan tetap nomer 1 dalam hal jumlah, tapi tidak lagi ada gengsi memakainya. Jangan nanti suatu saat speech oom Steve yang memberikan banyak inspirasi hanya tinggal angka2… Kalau oom Steve berhenti berinovasi, saya takut android juga berhenti, coz no one to fight for Selamat Memasuki Tahun Ketigamu, Android Keep Open Source Keep open for choices Keep Innovation Senang kamu hadir menjadi penyeimbang, so we don’t face a draconian future…

Kamis, 06 Oktober 2011

Memahami Fenomena Astral Project..

Dikatakan bahwa setiap manusia memiliki kemampuan untuk mengembangkan kemampuan yang tersembunyi dari dalam dirinya. Salah satunya adalah dengan melakukan perjalanan yang dilakukan di saat berada pada alam bawah sadar manusia .Mungkinkah manusia bisa melakukan “out of body experience” sesuka hatinya ? Banyak misteri di dunia ini yang belum terpecahkan salah satunya adalah kekuatan supranatural yang dimiliki manusia. Setiap manusia mempunyai kekuatan supranatural hanya saja hanya sebagian saja yang dapat dan mau mempelajari cara penggunaan kemampuan tersebut. Berikut ini kita akan mencoba untuk lebih memahami tantang apa itu Astral Projection . Astral Istilah “astral,” begitu sering digunakan oleh semua kaum okultis. Namun sulit untuk menjelaskan atau mendefinisikan kecuali kepada mereka yang telah biasa dalam ilmu klenik. Untuk tujuan pertimbangan sekarang, itu sudah cukup untuk mengatakan bahwa di atas pesawat fisik biasa ada lain dan lebih halus yang dikenal sebagai Pesawat (Badan) Astral. Setiap manusia memiliki bawaan dan inheren untuk merasakan hal-hal dari pesawat astral ini, dengan cara perpanjangan atau perluasan kekuasaan indra biasa, sehingga untuk berbicara. Singkat kata Astral itu adalah perjalanan menembus ruang dan waktu oleh manusia. Astral Projection Astral Projection atau juga bisa disebut Meraga sukma adalah suatu keadaan di mana jiwa kita melakukan perjalanan sendiri ke tempat lain, terpisah dari tubuh kita. Tapi ini bukan suatu mimpi, karena jika ditilik, jiwa kita benar-benar berada di tempat lain tersebut, dan bisa melakukan suatu aktivitas di sana. Kebanyakan orang beranggapan bahwa Meraga Sukma hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai bawaan dari lahir. Tapi siapa bilang? Meraga Sukma adalah ilmu, dan semua ilmu pasti bisa dipelajari. Bahkan Meraga Sukma tidak dari semua manusia, seperti peristiwa De Javu (serasa mengulang suatu kondisi, hingga terasa bahwa pernah melakukan hal yang sama sebelumnya), peristiwa ketindihan (orang Jawa mengatakan kalo itu di tindih hantu, tapi itu tidak benar), sensai jatuh dalam tidur (bangun dengan kaget karena serasa jatuh), dll. Astral projection merupakan suatu proses dimana Astral body( Vragel) lepas dari raga kita dan kita sepenuhnya sadar akan hal itu. Kita akan bisa melihat jalan raya dengan Vragel kita. Vragel tidak mempunyai batasan-batsan seperti tubuh fisik kita. Vragel bisa menembus benda, dan saat Projecting. Kita melihat menggunakan Third eye (Namun dalam beberapa penelitian. Kita menggunakan mata yang lebih hebat dari mata ketiga. Yang disebut Compass Eye, yang bisa melihat dengan sudut atau FOV 360 derajat. Kita juga bisa membuka pintu ke dimensi lain, terdapat tujuh dimensi dalam kehidupan ini. DIMENSI DALAM KEHIDUPAN 1. First Plane (Physical, En., Phospora, Av.) Ini tempat kita berada sekarang. 1.1. Hall ( Etheric, En., Carals, Av.) Ini adalah tempat pertama saat kita keluar. Merupakan gerbang dan menuju dimensi lain. Tapi saya lebih suka menyebutnya lorong. Karena di saat ini, beberapa makhluk dimensi lain juga terlihat. 2. Second Plane (Astral, En., Vrag, Av.) Tempat ini adalah favorit dari semua makhluk. Semua impian, harapan, dan maksud, menjadi kenyataan. Semua yang ada disini adalah ciptaan kalian. Namun bukan tidak mungkin makhluk lain juga ada disini. Waktu disini sangat rusak, satu jam disini bisa saja hanya 1 menit di dunia nyata, A.K.A Phospora. 3. Third Plane (Mental, En., Theere, Av.) Yang ini lebih rusak lagi waktunya. Bisa dirasakan sendiri. Kalau di Vrag rasanya seperti itu. Bagaimana kalau di Theere ?. Hampir tidak ada bedanya denga astral. Namun disini yang menjdai kenyataan adalah rekaan (Thoughts, En., Firsal, Av.) 4. Fourth Plane (Buddhic, En., Cresteal, Av.) Tempat di mana kedamaian dan cinta bersemi. Karena adanya dua hal tersebut. Manusia yang telah mencapai dimensi ini tidak ingin kembali. 5. Fifth Plane (Spiritual, En. Sono, Av.) belum adanya manusia yang kesini. Sehingga membuktikan disini adalah tempat yang sangat mengerikan/Indah (?). tidak ada rincian yang pasti akan tempat ini. 6. Sixth Plane (Monadic, En., Clustian, Av.) Di tempat ini SEMUA ADALAH BAGIAN DARI SEMUA.(Time And Space storyline, En., Clust Te Ross Sevres, Av.) dikatakan bahwa paradox yang sangat besar dijadikan satu 7. Seventh Plane (Adi, En., Alcyne, Av.) Dimensi ini diluar batas kemampuan saya untuk menjelaskan. Mungkin ini adalah dimensi tertinggi. Mungkin seperti pepatah mengatakan sebrangi langit ketujuh itu didasari dari 7 dimensi kehidupan ini ya…? Beberapa missconception Major yang terdapat pada Astral. -Apakah ROH lah yang keluar? {+}Tentu saja tidak. Seperti yang saya sebutkan tadi. Bahwa Vragel kitalah yang keluar dan menjelajah dalam bentuk tubuh lain. -Apakah sudah TIDAK akan bisa kembali ? {+}Tentu saja bisa, Vragel bukan roh. Kalau vragel tersesat, bayangkan tubuh anda. Maka anda akan segera kembali ke tubuh anda. Metode Astral Projection : Ini adalah metode-metode astral projection yang bisa anda temukan di e-book e-book atau di internet. 1. Anda harus berada dalam kondisi “relaksasi yang sangat dalam”. Maka berbaringlah, dan mulailah untuk mengencangkan, lalu meregangkan otot-otot anda, mulai dari otot kaki hingga otot wajah. Tenangkan pikiran anda, pejamkan mata anda, tapi jangan tidur. 2. Setelah anda mencapai kondisi “relaksasi yang sangat dalam”, kini saatnya untuk mengontrol nafas anda. Bernafaslah dengan pelan dan dalam, rasakan tiap tarikan nafas yan masuk dan keluar dari dalam tubuh anda. Lakukan terus hal ini sampai anda merasa telah memasuki alam relaksasi anda lebih dalam lagi. 3. Pada poin ini, ada dua hal yang harus anda perhatikan. Tubuh anda yang asli, dan tubuh astral anda. Jika anda merasa bahwa tubuh asli anda semakin berat dan semakin berat, inilah saatnya untuk membentuk tubuh astral anda. Bentuk tubuh astral anda dengan membayangkan benda-benda yang sangat ringan seperti gelembung sabun atau bulu. Rasakan benda-benda tersebut mulai naik ke atas, meninggalkan tubuh anda. Rasakan bahwa anda akan melayang ke atas, dan menjadi sangat-sangat ringan. 4. Anda dinyatakan berhasil mencapai tahap ini jika berhasil menciptakan suatu “infra merah”, yang membuat segalanya yang sebelumnya gelap gulita mulai tampak detailnya. Anda mungkin akan merasa berada di sebuah ruang yang disinari cahaya ungu. Teruslah berkonsentrasi, buat cahaya-cahaya yang menerangi ruangan jauh lebih terang dari sebelumnya. Cobalah untuk berkonsentrasi pada suatu objek yang anda bayangkan ada di ruangan tersebut, misalkan bulan atau gambar. Jika berhasil, mata anda akan terasa sangat berat dan terpejam, namun anda tetap melihat segalanya dengan sangat jelas. Pada tahap ini, jangan kaget jika saat melihat ke bawah, anda menemukan tubuh anda sedang tertidur lelap. Jika hal ini sudah terjadi, selamat! Astral Projection anda telah berhasil. Fakta seputar Astral Projection : - Astral Projection sangat jarang langsung berhasil pada percobaan pertama. Biasanya seorang “Astral Projector” profesional pun memerlukan 2 sampai 3 kali percobaan. - Penghalang terbesar suksesnya Astral Projection sebenarnya adalah alam sadar anda, yang tanpa anda sadari selalu mencoba mencegah terbelahnya tubuh anda ke tubuh nyata dan tubuh astral. - Hipnotis dan musik berjenis “binaural beats” dapat mempermudah anda mencapai alam relaksasi yang sangat dalam. - Semua orang dilahirkan dengan kemampuan untuk melakukan Astral Projection Penjelasan Ilmiah Teori Fisika Kuantum Modern (Masih menjadi perdebatan antar ilmuwan) : Sinar-sinar photon yang dipancarkan melalui suatu medium tertentu tidak selamanya penuh, namun kadang terputus-putus. Hal ini sebenarnya membuktikan bahwa ada interferensi dari sinar-sinar photon di dimensi waktu yang berbeda. Konsep ini pun berkembang ke teori tentang benda yang lebih padat. Beberapa orang menganggap bahwa waktu bukanlah sesuatu yang linear. Artinya, tidak ada “masa lalu”, “masa kini”, “masa depan”, “kehidupan”, ataupun ” kematian”. Sebenarnya, ada BANYAK DIRI KITA yang hidup dalam berbagai dimensi dalam waktu yang bersamaan. Ibaratnya sebuah dokumen yang dikirim via fax ke tempat lain, sebenarnya kita selama ini hanya melakukan “perjalanan antar dimensi”, dari masa kecil hingga saat ini. Perjalanan ini akan terus berputar dalam satu siklus. Seperti dokumen yang dikirim lewat mesin fax, dokumen aslinya tidak pernah hancur dan masih bisa difax-kan lagi ke tempat lain. Artinya, para ilmuwan tersebut ingin mengatakan bahwa sebenarnya kematian itu tidak ada. Kita memang mati di satu dimensi, namun di dimensi-dimensi yang lainnya kita akan terus hidup, dan terus melakukan perjalanan antar dimensi. Hal-hal yang berhubungan dengan Astral Projection. Lucid Dream Lucid Dream adalah keadaan dimana kita sadar kalau kita sedang bermimpi. Lucid Dream terbagi menjadi dua. Dream Initiated Lucid Dreaming (DILD) Adalah keadaan saat kita sadar bahwa kita telah bermimpi saat kita berada di TENGAH mimpi.Hal ini juga sering disebut sebagai kebetulan, karena sering terjadi. Wake Initiated Lucid Dreaming (WILD) Adalah keadaan lucid dream yang ‘disengaja’. Oneironaut Oneironaut adalah orang yang bisa bebas menjelajahi mimpi,keadaan ini seharusnya dapat dilatih! Ada beberapa tokoh sejarah yang tercatat sebagai Oneironaut. Salah satunya, untuk contoh, adalah Richard Feynman, peraih nobel fisika yang terkenal saat berhasil menemukan kenapa Shuttle Chalengger meledak. Dia seorang Oneironaut natural, bisa dibaca di catatan-catatannya di bukunya. Bagaimana cara menjadi oneironaut? Richard Feynman mencobanya dan berhasil hanya dalam sekali coba. Caranya adalah dengan menjaga kesadaran saat kita mulai tertidur. Mengerti? Biasanya, kita tak sadar dan tiba-tiba saja sudah terbangun keesokan harinya. Kapan tepatnya kita tertidur? Untuk menjadi seorang oneironaut, kita harus melatih diri dan berusaha memperhatikan kapan tepatnya kita tertidur. Saat kita berhasil sadar saat menembus membran antara bangun-tidur ini (dikenal dengan istilah hypnagogic state), secara teori kita akan bisa sadar saat tiba di alam mimpi. Cara ini disebut Wake initiation of lucid dream (WIoLD). Tekniknya adalah seperti ini: 1.Konsentrasi dan Relaks. Tutup mata dan konsenerasikan pikiran ke relaksasi sekujur tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki. Kontrol pernafasan dan lambatkan. 2.Buka mata pikiran. Maksudnya, coba buat bayangan visual sementara mata kita tertutup. 3.Jaga pikiran agar tetap sadar. Inti dari WIoLD adalah membuat tubuh relaks tetapi pikiran terjaga dalam keadaan santai. Kalau pikiran tegang, tubuh tidak akan mau tidur. Cara ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya berhitung, membayangkan diri sedang naik turun tangga, dan lain sebagainya. Fase 2 dan 3 dapat dilakukan sendiri sendiri atau bersamaan. 4.Ini adalah fase utama, perhatikan baik-baik. Kebanyakan orang sering berhasil tiba di fase ini tapi gagal masuk ke fase selanjutnya. Padahal barrier antara dunia nyata dan dunia mimpi sudah setipis kertas. Saat kita tiba di hypnagogic state dalam keadaan sadar, kita biasanya akan mengalami sleep paralysis (yang biasa dikenal dengan diduduki jin saat tidur), mendengar suara-suara keras, sulit bernafas, sensasi jatuh atau berputar-putar, dan perasaan melayang ke dimensi lain. Kebanyakan orang akan panik dan terbangun. JANGAN! Tenangkan diri. Tenang saja, belum ada orang mati karena masuk ke alam mimpi. Pertama mungkin akan panik dan terbangun, tapi kalau cukup sering tiba di fase 4 ini, mudah-mudahan rasa panik itu akan hilang. 5.Ini adalah fase setelah kita berhasil tiba di alam mimpi. Kita akan mengalami sensasi seperti berada di ruangan atau terowongan yang gelap gulita. Kadang orang sudah sampai sini, panik, dan terbangun. SAYANG SEKALI!!! Saat kita tiba di sini, dengan berkonsenterasi cukup keras, kita dapat memilih dan menjelajahi mimpi kita sendiri. Dan kita secara resmi berhasil menjadi seorang Oneironaut. Tentu saja, ini lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Cara-cara tersebut adalah: 1.Dream Recall. Ini adalah teknik paling dasar dan harus dilakukan terus menerus. Sediakan pensil dan kertas di sebelah kasur kita, dan setiap kita bangun tidur, langsung catat apapun yang teringat dari mimpi kita. Banyak orang sulit mengingat mimpi, cara ini akan membiasakan otak untuk mengingat mimpi. Dream Recall juga akan membantu memperjelas Lucid Dream. 2.Makan Pisang. Serius. Pisang mengandung banyak Tryptophan dan Vitamin B6 per gramnya. Tryptophan, akan diubah menjadi Serotonin di otak, dibantu oleh Vitamin B6. Serotonin adalah zat kimia yang mengatur mood, ingatan jangka pendek, dan MIMPI di dalam otak. Beberapa bahan makanan lain mengandung Serotonin cukup banyak, misalnya tomat dan kacang. Tapi serotonin sulit diserap oleh otak, karena terhalang oleh blood-brain barrier yang melingkupi otak. Coba makan banyak pisang tiap hari, terutama setelah makan malam. 3.Wake-Back-to-Bed (WBTB) Ini adalah teknik untuk berusaha langsung masuk ke fase REM (Rapid Eye Movement), yaitu fase tidur saat terjadinya mimpi. Tidurlah dalam keadaan lelah, kemudian bangun 5 jam kemudian. Dalam keadaan mengantuk, konsenterasilah pada teknik WIoLD. Untuk orang yang kesulitan sadar sampai hypnagogic state, bisa juga menggunakan cara ini: pasang jam weker/minta orang bangunkan 1/2 jam-1 jam setelah kita mulai berusaha tidur. Biasanya kita mulai kehilangan kesadaran pada waktu itu. Tapi jangan bangun! tetap dalam kondisi setengah tidur, coba lagi teknik WIoLD dan berusaha sadar menembus hypnagogic state sekali lagi. Apakah semua orang bisa menjadi Oneironaut? Sebenarnya ya, tapi kemungkinan, ada orang-orang tertentu yang berbakat menjadi Oneironaut. Sleep paralysis/Ketindihan Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM). Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi. Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM). Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi. Sleep Pralysis juga merupakan tahap untuk melakukan Astral Projection. Sepertinya kita masih sulit memahami secara sepenuhnya mengenai Astral Projection ini.

Minggu, 25 September 2011

Tips Memilih Tablet/Smartphone Android

Harga handphone atau tablet Android saat ini sangatlah bervariasi, mulai dari 1 jutaan hingga 5 juta lebih. Dan bukan hanya harganya saja yang bervariasi, namun merk dan modelnya pun cukup banyak. Bila sekitar dua atau tiga tahun yang lalu ponsel pintar (smartphone) didominasi oleh merk-merk terkenal, dengan hadirnya sistem operasi Android, hal tersebut tidak berlaku lagi. Merk lokal yang namanya tidak pernah saya dengar sekalipun ikut-ikutan mengeluarkan tablet atau ponsel pintar yang menggunakan sistem operasi Android. Hal ini tentu cukup menguntungkan bagi calon pembeli handphone Android, karena dengan makin banyaknya produsen yang mengeluarkan gadget Android, maka persaingan akan semakin ketat yang pada akhirnya akan menurunkan harga jual. Disisi lain, banyaknya pilihan justru akan membuat pusing calon pembeli. Namun jangan khawatir, pada artikel kali ini, saya akan menginformasikan tips atau cara memilih dan membeli handphone Android. Tips Memilih Android #1: Merk Merk-merk lokal cenderung menawarkan harga yang terjangkau dengan fitur melimpah. Banyak dari Anda pasti tertarik untuk memilikinya namun masih ragu-ragu dengan kualitasnya. Apakah merk handphone Android lokal layak untuk dibeli? Berikut penjelasan kami: Komponen vital yang mempengaruhi kinerja handphone Android seperti processor, kartu grafis (GPU), dll pada umumnya tidak dibuat oleh produsen telepon, namun produsen telepon membeli kepada pihak ketiga dalam hal ini misalnya adalah produsen processor seperti Qualcomm. Jadi, selama Android lokal memiliki spesifikasi yang bagus, maka performanya tidak akan kalah dibanding dengan merk terkenal, karena processor maupun komponen hardware atau “daleman” yang digunakan pada merk lokal bisa jadi sama dengan yang digunakan oleh merk terkenal. Untuk menekan harga jual terkadang merk lokal mengurangi kualitas dari beberapa komponen atau fitur yang digunakan, misalnya kualitas layar, kualitas kamera, kualitas casing yang digunakan, atau kualitas dari aksesoris pendukung seperti kabel data, charger, dll. Namun bukan berarti kualitas Android lokal pasti jelek atau dibawah merk terkenal, karena kenyataannya banyak juga tablet atau hp lokal yang memiliki kualitas baik. Mungkin sebagian dari Anda akan berkata “kalau begitu merk ga penting dong?” Beberapa handphone Android lokal yang beredar di Indonesia saat ini memang memiliki kualitas dan performa yang sama baiknya dengan merk terkenal dan ditawarkan dengan harga yang lebih murah, namun memang masih ada faktor lain yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih atau membeli Android merk lokal, yaitu: Lokasi service center: Merk terkenal pada umumnya memiliki lokasi service center yang lebih banyak Nilai jual kembali: Android merk terkenal lebih mudah dijual kembali dan harganya cenderung lebih stabil. Ketersediaan aksesoris: Lebih mudah menemukan aksesoris untuk merk-merk yang sudah dikenal, misalnya sarung silikon, sarung kulit, screen guard, dll. Kesimpulannya, bagi Anda yang ingin mencicipi Android dengan harga terjangkau, bolehlah melirik merk-merk lokal, tapi bagi Anda yang sering sekali gonta-ganti handphone, mungkin lebih cocok membeli merk terkenal dengan alasan lebih mudah dijual kembali. Tips Membeli Android #2: Perhatikan sistem operasi yang digunakan Sistem operasi Android terdiri dari beberapa versi. Berikut adalah urutan versi dan nama sistem operasi Android: Versi 1.5 Cupcake, 1.6 Donut, 2.1 Eclair, 2.2 Froyo (frozen yogurt), 2.3 Gingerbread, lalu ada juga versi 3.0 Honeycomb yang lebih dioptimalkan untuk digunakan pada Tablet Android yang menggunakan layar lebih besar. Versi Android yang selanjutnya bernama Ice Cream sandwich (versi 2.4). Versi ini dikatakan akan optimal untuk digunakan baik pada handphone maupun pada tablet Android. Bila Anda hendak membeli tablet atau handphone Android, disarankan membeli yang menggunakan sistem operasi minimal Froyo (versi 2.2). Versi ini terbukti cukup stabil dan memiliki kelebihan dibanding versi sebelumnya, diantaranya memiliki kemampuan memindahkan aplikasi ke SD Card dan juga memiliki kemampuan wi-fi tether atau menjadikan handphone Android sebagai hotspot mini pribadi. Tips Memilih Android #3: Dukungan komunitas Coba cari tahu mengenai komunitas atau forum pengguna handphone Android yang akan dibeli di internet. Jika ada komunitasnya, maka Anda akan mudah bertanya melalui forum kepada pengguna lain bila terjadi masalah pada HP, Anda akan mendapat banyak tips dan trik untuk meningkatkan performa telepon, merubah tampilan, dan tips atau trik lainnya. Selain itu jika komunitasnya besar, maka akan lebih terjamin pengembangan software untuk kedepannya, misalnya update sistem operasi Android. Tips Membeli Android #4: Spesifikasi Hardware Handphone Anda mungkin sedikit pusing saat melihat spesifikasi dari sebuah handphone Android. Namun jangan khawatir, kami akan menjelaskan beberapa spesifikasi yang menurut kami paling penting untuk diperhatikan. A. Spesifikasi yang mempengaruhi kinerja atau performa ponsel: A.1. Processor Processor merupakan otak dari ponsel. Semakin cepat processor yang digunakan, maka semakin responsif dan cepat ponsel Anda dalam menjalankan aplikasi-aplikasi Android. Processor yang digunakan pada ponsel Android low end atau entry level umumnya berkecepatan 600 MHz. Untuk Android mid end atau kelas menengah berkecepatan 800 MHz, dan untuk ponsel high end berkecepatan 1 GHz keatas. Handphone Android yang menggunakan processor berkecepatan 600 MHz sebenarnya sudah cukup untuk menjalankan semua fungsi yang terdapat pada sistem operasi Android. Jadi, jika dana yang Anda miliki tidak terlalu banyak, atau baru ingin coba-coba OS Android, maka tidak perlu dipaksakan untuk membeli handphone dengan processor berkecepatan tinggi. Namun bila ada dana lebih, disarankan membeli ponsel dengan processor minimal 800 MHz, karena aplikasi-aplikasi atau game yang akan datang pada umumnya menuntut spesifikasi yang lebih tinggi dibanding aplikasi atau game yang beredar saat ini. A.2. GPU (Graphic Processing Unit) GPU merupakan komponen yang berfungsi untuk mengolah gambar atau grafik. Handphone Android yang menggunakan atau memiliki GPU dapat menjalankan aplikasi yang banyak menggunakan tampilan visual atau game 3D jauh lebih baik dibanding ponsel yang tidak memiliki GPU. Bahkan pada umumnya, HP Android yang tidak memiliki GPU tidak dapat menjalankan game 3D, bila dapat berjalan pun akan sangat lambat. GPU yang paling banyak digunakan untuk handphone low end dan mid end adalah tipe Adreno 200 atau PowerVR SGX 530. Untuk handphone high end biasanya menggunakan GPU Adreno 205, PowerVR SGX 540 atau NVIDIA GeForce (NVIDIA Tegra). Bila Anda mencari handphone Android, disarankan yang sudah menggunakan GPU minimal Adreno 200 atau PowerVR SGX530, namun sayangnya untuk GPU yang digunakan pada sebuah ponsel tidak selalu dituliskan pada informasi spesifikasi, oleh karena itu terkadang Anda harus menanyakannya terlebih dahulu kepada pengguna yang telah memiliki handphone Android atau melalui forum komunitas pengguna Android yang ingin Anda beli. A.3. Kapasitas RAM (Random Access Memory) Kapasitas RAM berhubungan dengan performa handphone Android. Semakin besar RAM yang digunakan, maka akan semakin baik pula performa dari sebuah handphone, khususnya saat melakukan multi tasking atau membuka beberapa aplikasi secara bersamaan. Kapasitas RAM yang umumnya digunakan adalah 128 MB, 256 MB, 512 MB dan 1 GB. Handphone yang menggunakan RAM sebesar 128 MB pada umumnya agak sedikit lambat bila digunakan untuk multi tasking, oleh karena itu, kami sarankan membeli ponsel Android yang memiliki kapasitas RAM minimal 256 MB. Sebagai catatan, Anda harus cukup jeli saat membaca spesifikasi kapasitas RAM dari sebuah handphone Android. Beberapa produsen menuliskan kapasitas RAM dalam satuan Gb (giga bit) perhatikan huruf “b” kecil yang digunakan. 1 b (bit) = 1/8 B (byte) jadi kalau anda membaca spesifikasi sebuah handphone Android memiliki kapasitas RAM sebesar 1 Gb (1000 Mb), maka kapasitas RAM yang sebenarnya adalah 1000 : 8 = kurang lebih sebesar 125 MB (Megabyte). B. Spesifikasi yang memiliki nilai tambah: B.1. Layar Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai layar handphone Android, yaitu: Jumlah Pixel Jumlah pixel layar yang umum digunakan pada HP Android adalah 240×320, 320×480 dan 480×800 pixel. Semakin besar jumlah pixel yang digunakan, maka semakin halus gambar yang tertampil pada layar. Ukuran Layar Semakin besar ukuran layar, maka akan semakin nyaman untuk digunakan dan juga semakin mudah untuk menggunakan papan ketik (keyboard) virtual. Namun semakin besar layar, maka semakin lebar atau tinggi juga ukuran handphone-nya. Layar yang terlalu besar akan sedikit menyulitkan bila harus di letakkan dalam kantong, jadi sesuaikan dengan kebutuhan. Jenis layar Jenis layar yang digunakan pada umumnya dibagi jadi dua tipe yaitu resistive dan capacitive. Layar capacitive sensitif terhadap sentuhan jari (kulit), sedangkan layar resistive kurang sensitif terhadap sentuhan jari, jadi pengguna harus melakukan sedikit penekanan pada layar untuk mengoperasikan layar jenis resistive. Jika layar kapasitif hanya dapat merespon sentuhan kulit jari, lain halnya dengan layar resistif yang dapat merespon sentuhan dari media lain, misalnya kuku, pen stylus atau benda lainnya. Kami sarankan untuk membeli handphone Android yang menggunakan layar berjenis kapasitif (capacitive) karena lebih nyaman untuk digunakan. Istilah-istilah yang sering ditemui: AMOLED: Layar yang berteknologi AMOLED tidak menandakan bahwa layar ini berjenis capacitive atau resistive, namun handphone yang menggunakan layar berteknologi AMOLED akan menampilkan warna dan kecerahan yang lebih baik dibanding layar biasa, baik di dalam maupun di luar ruangan. Layar AMOLED biasanya digunakan pada handphone Android high end atau kelas atas. Gorilla Glass: Layar yang telah menggunakan teknologi Gorilla Glass akan lebih tahan goresan dan juga lebih tahan pecah. Multi touch: Adalah kemampuan layar untuk mendeteksi minimal dua titik sentuhan secara bersamaan. Bila layar mendukung multi touch, maka Anda dapat menyentuh dua tombol sekaligus, jadi misalnya saat bermain game perang, ketika jari jempol kiri mengarahkan senjata, pada saat yang bersamaan jempol kanan menekan layar untuk menembakkan senjata. Bila layar tidak mendukung multitouch, saat salah satu jari masih menyentuh layar, maka layar tidak akan merespon sentuhan jari yang lain, dalam contoh ini pengguna tidak dapat mengarahkan dan menembakkan senjata dalam waktu bersamaan, jadi harus diarahkan dulu baru menembak. Handphone yang tidak mendukung multi touch tentu saja kurang nyaman digunakan untuk bermain game. B.2. Kamera Beberapa fitur yang perlu diperhatikan di sektor kamera: Resolusi foto yang dihasilkan Resolusi foto yang dihasilkan biasa ditulis dalam besaran megapixel (MP). Walaupun tidak menjamin, namun pada umumnya semakin besar resolusi foto yang bisa dihasilkan, maka hasil fotonya akan semakin baik. Auto Focus Bila kamera handphone Android memiliki fitur auto focus, maka kamera dapat secara otomatis menyesuaikan fokus sesuai dengan jarak objek yang hendak di foto. Beberapa pengguna ada yang menyebutnya fitur zoom otomatis. Kelebihan kamera auto focus dibanding kamera fixed focus (fokus tetap) lebih terasa saat pengguna mengambil foto dalam jarak dekat (dibawah 30 cm). Kamera fixed focus saat dipakai untuk mengambil foto dalam jarak dekat, hasilnya akan sedikit buram atau tidak fokus. Namun saat pengambilan foto jarak jauh, antara handphone Android yang memiliki fitur auto fokus maupun fixed fokus, keduanya tidak terlalu menunjukkan perbedaan yang berarti. Lampu Flash Bila Anda sering mengambil foto di malam hari, maka lebih baik memilih handphone Android yang fitur kamera-nya telah dilengkapi dengan lampu flash. Tombol Kamera Keberadaan tombol khusus kamera akan memudahkan pengguna saat hendak mengambil foto, khususnya saat mengambil foto diri sendiri. Kamera Depan Bagi Anda yang gemar melakukan video call, sebaiknya mencari handphone yang memiliki kamera depan. Sebagai informasi, mayoritas handphone Android kelas menengah kebawah (harga dibawah Rp. 2 juta) tidak memiliki kamera depan. Bila Anda melihat pada bagian depan gambar handphone Android yang ingin dibeli ada bulatan kecil seperti kamera, belum tentu itu adalah kamera, bisa jadi hanya sensor cahaya dan/atau proximity sensor. B.3. Kapasitas memori internal Perhatikan juga kapasitas memori internal dari sebuah handphone Android. Semakin besar semakin baik. B.4. Keyboard fisik Kebanyakan handphone Android adalah handphone full layar sentuh, namun beberapa diantaranya ada yang memiliki keyboard fisik. Jika Anda tidak terbiasa atau kurang nyaman mengetik tulisan menggunakan keyboard virtual, maka sebaiknya memilih handphone Android yang memiliki keyboard fisik. B.5. FM Radio Bagi Anda yang hobi mendengarkan radio, pastikan pada handphone Android yang hendak dibeli telah memiliki fitur ini. B.6. Kapasitas Baterai Handphone Android termasuk boros baterai, jadi sebisa mungkin carilah handphone yang memiliki kapasitas baterai besar. Kapasitas baterai yang umumnya digunakan sebesar 1200 mAh, jika ada yang lebih besar maka lebih baik. B.7. Jaringan Telepon Sebelum membeli handphone Android, ada baiknya dipastikan dulu jaringan teleponnya. Anda ingin membeli handphone Android CDMA atau GSM. Selain itu, apakah handphone Android telah mendukung koneksi 3G atau belum. Jika Anda membaca pada spesifikasi bahwa handphone dapat berjalan di jaringan WCDMA, maka dapat dipastikan bahwa handphone tersebut bukan handphone CDMA, melainkan handphone GSM yang telah mendukung koneksi 3G. Info lebih lengkap dapat dilihat pada artikel istilah jaringan telepon. B.8. Fitur lain dan Aplikasi Bawaan Pada umumnya handphone Android telah dilengkapi dengan fitur-fitur sebagai berikut: GPS (Global Positioning System): Berguna untuk mengetahui lokasi Anda saat ini dan juga sebagai pemandu arah menggunakan bantuan satelit Sensor accelerometer, pengertian: sensor ini berguna untuk mengetahui sudut kemiringan handphone. Fitur ini digunakan untuk auto-rotate layar atau untuk kontrol game. Jika digunakan pada game tertentu, misalnya game balap mobil, pengguna dapat membelokkan mobil dengan cara memiringkan handphone. Sensor ini juga terkadang diartikan sebagai sensor gravitasi. Bluetooth Wi-Fi Digital Compass Sensor Cahaya: Berguna untuk mengatur tingkat kecerahan (brightness) layar secara otomatis tergantung kondisi cahaya sekitar. Proximity sensor, pengertian: sensor ini berguna untuk mengetahui keberadaan objek terdekat tanpa perlu menyentuhnya. Misalnya Anda hendak melakukan panggilan telepon, saat handphone di dekatkan ke kuping, proximity sensor akan mendeteksi handphone berada dekat dengan kuping dan secara otomatis akan mematikan layar HP karena tidak diperlukan. Pada beberapa tipe handphone, layar akan menyala kembali saat handphone di jauhkan dari kuping. Fitur-fitur GPS, dll pada umumnya sudah ada di handphone Android. Namun tidak ada salahnya dipastikan lagi fitur-fitur ini sudah ada atau tertulis pada spesifikasi. Mengenai masalah aplikasi, Anda tidak perlu terlalu khawatir jika pada handphone Android yang rencananya dibeli tidak memiliki aplikasi yang Anda inginkan atau butuhkan. Karena Anda dapat dengan mudah mengunduh (download) dan menginstall aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan melalui Android Market. Namun ada baiknya Anda memeriksa terlebih dahulu apakah aplikasi yang tersebut ada dan tersedia di Market. Caranya Anda dapat pergi ke website Android Market melalui komputer. Tips Memilih Android – Kesimpulan Saat ini cukup banyak handphone maupun tablet Android yang bisa Anda pilih. Apabila Anda baru ingin coba-coba Android, maka tidak harus membeli yang mahal, karena semua fitur dan keunggulan Android bisa didapatkan pada handphone atau tablet Android dengan harga yang murah. Perbedaan utama antara tablet atau handphone Android yang mahal dengan yang murah hanyalah kemampuannya untuk menjalankan aplikasi atau game berat, lalu perbedaan fitur tambahannya seperti layar, kamera, kualitas speaker, dll. Intinya, semua dikembalikan lagi kepada kebutuhan masing-masing. Bila Anda bingung menentukan mana yang terbaik di kisaran harga yang sama, silahkan mengacu pada tulisan diatas. Demikianlah tips membeli handphone Android. Bila ada yang kurang jelas, ingin koreksi atau ada pendapat, silahkan mengisi form komentar dibawah. Terima Kasih :)


Demam BlackBerry masih sangat terasa di Indonesia, meski sekarang ini boleh dibilang sudah mulai menurun. Nah, di lain pihak ada si robot hijau Android yang mulai banyak dikenal dan mulai menggeser ketenaran BlackBerry di Indonesia. Apakah saat ini Anda belum memiliki keduanya, namun dalam waktu dekat ingin membeli salah satu dari kedua smartphone tersebut namun bingung mana yang terbaik atau lebih cocok untuk Anda? Saya coba berikan panduan kelebihan dan kekurangan masing-masing serta saran untuk Anda sekalian.

Kelebihan BlackBerry ketimbang Android

Nyaman untuk mengetik. Yap, hampir di semua tipe BlackBerry pasti ada keyboard QWERTY fisik, dan bisa dibilang nyaman untuk digunakan.
BlackBerry Messenger (BBM). Bisa chat, kirim foto, musik, video, serta kontak dengan cepat ke sesama pengguna BlackBerry. Proses lebih cepat karena datanya dikompres terlebih dahulu.
Kualitas push email lebih baik.
Ada LED notifikasi di semua handset BlackBerry. Dengan adanya notifikasi berupa LED ini, kita dapat lebih cepat menyadari adanya pesan yang belum terbaca. Untuk Android, hanya ada sebagian kecil yang memiliki LED notifikasi.
Cenderung lebih aman. BlackBerry ditujukan untuk kalangan eksekutif dan pebisnis. Mereka tipe orang yang sering melakukan pertukaran data yang bisa dibilang rahasia, dan BlackBerry memang dirancang untuk itu.

Kelebihan Android ketimbang BlackBerry

Games dan multimedia! Ada banyak sekali game dan aplikasi yang bisa diunduh di Android Market, dan kebanyakan juga bersifat gratis (meski seringkali terdapat iklan di dalamnya). Android bisa jadi teman di kala menunggu atau di kala bosan.
Bentuk dan model sangat bervariasi. Berbeda dengan BlackBerry yang jelas hanya dirilis oleh RIM serta memiliki desain yang cenderung mirip satu sama lain, Android tersedia dalam berbagai macam merek, model, harga, serta ukuran. Kita jadi punya banyak pilihan kan?
Terintegrasi dengan seluruh layanan Google. Gmail, YouTube, Google Contact, Google Calendar, dll, semua tersedia di Android.
Lebih nyaman untuk internetan. Android identik dengan layar sentuh (pastikan sudah kapasitif tentu saja), dibanding BlackBerry yang identik dengan QWERTY keyboard tanpa layar sentuh, tentu pengalaman dalam berseluncur di dunia maya lebih asyik di Android.
Lebih bebas dikustomisasi. Widget, Live Wallpaper, scrollable wallpaper, theme, launcher, dll.

Pilihlah BLACKBERRY, jikaaaaa…

Anda suka sekali chat. Bahkan punya gelar chat abuser.
Anda seorang pebisnis
Anda memiliki banyak teman/klien yang juga menggunakan BB
Butuh sekali notifikasi email dan tidak ingin sampai ada email yang terlewatkan
Anda ingin mengikuti trend yang masih hangat di Indonesia (tapi sepertinya ga akan lama lagi jadi basi)

Pilihlah ANDROID, jikaaaaa…

Anda lebih mengutamakan sisi multimedia (games dan aplikasi)
Anda suka mengotak atik hape
Anda gemar browsing internet di hape
Anda fans berat Google (menggunakan berbagai layanan mereka seperti Gmail, GTalk, Google Contact, Google Calendar, dll)
Tidak suka model hape BlackBerry yang itu-itu saja
Anda ingin mengikuti trend yang sedang hangat-hangatnya di seluruh dunia
Anda ingin punya iPhone tapi ga kesampean (karena kemahalan)
Teman chat Anda sedikit (kesiaaann deh luuuuu)

F.A.Qs / Pertanyaan yang biasanya sering diajukan

Baterai borosan mana?
Sama aja, sama boros. Tergantung kapasitas baterainya juga sih, tapi untuk kelas smartphone, rata-rata bisa bertahan 1 hari itu sudah bagus kok. Semua kembali ke penggunaan masing-masing. BB dipake chat terus juga boros (plus tangan pegal-pegal hehehe), Android dipake ngegame terus juga paling bertahan 5-6 jam saja. Penggunaan yang cukup intens, baik BB ataupun Android bisa 2 kali charge sekali. Bahkan kalau lebih ekstrim, bisa 3 kali charge sehari. Kalau untuk pemakaian standar (SMS/BBM sekedarnya), teleponan sewajarnya, pakai internet sekedarnya, bisa tahan 1 sampai 1,5 hari untuk kedua jenis smartphone ini pada umumnya.
Masa kalah sama hape jadul gw yang baterainya bisa tahan 5 hari?!
Ah, BB atau Android juga bisa kok. Caranya mudah, matikan saja. Problem solved. #sarcasm
Android boros pulsa banget ya???
Engga juga, tinggal langganan internet unlimited saja. Sama aja kok dengan BB, yang harus langganan biaya BIS. Sama-sama boros pulsa jadinya kan?
Saya ingin BlackBerry tapi juga ingin bisa menikmati multimedia dan games! Ada caranya?
Oh, ada! Beli saja BB yang murmer seperti BB Gemini dan beli lagi Android kelas menengah ke bawah yang di bawah 2 jutaan juga udah ada tuh. Bisa BBM-an di Gemini dan nikmatin multimedia di Android kan. :D
Yah, ribet donk kalau pake 2 hape. Pengennya kan tersedia di satu hape aja.
Kalo gitu beli BlackBerry yang juga memiliki layar sentuh kapasitif seperti BB Torch. Pilihan games dan aplikasinya lebih banyak dari yang cuma punya keyboard QWERTY biasa.
Torch mahal ah, budget saya terbatas.
*timpuk pake gelas*
Saya ingin Android, tapi pengen ada QWERTY keyboardnya juga. Ada ga sih???
Ada donk, misalkan HTC Desire Z, Motorola Droid 2, Motorola Milestone, Motorola Charm, Motorola BackFlip, Sony Ericsson Xperia Mini Pro, Sony Ericsson Xperia Pro, Samsung Galaxy 551, Acer BeTouch, dll…
Uhh, mahal-mahal yah…
Ada kok Android merek Cina dan lokal ber-QWERTY keyboard. Tapi yah ada harga ada kualitas sih…
Kalau pakai Android tapi ingin bisa chat dengan teman yang menggunakan BlackBerry?
Bisa coba aplikasi seperti WhatsApp, tapi pastikan aplikasi tersebut juga terinstal di BB mereka dan mereka menggunakan layanan BB yang full unlimited.
Yah, temen-temen saya pada pake layanan BB yang paket gaul cuma buat chat doank…
Ya ampun, ada YM kan??? Layanan BB yang gaul/chat juga bisa buat YM-an kok!
Temen-temen saya pada males buka YM, pada demen ama BBM doank…
*nyodorin gelas buat ditimpuk ke mereka*

Ada yang mau menambahkan? :D

Selasa, 26 Juli 2011

Akhir Kisah Indah Google+

Beberapa bulan lalu kita semua bertanya-tanya dan berharap sesuatu yang baru akan hadir dalam social media. Bahkan banyak yang memprediksi sesuatu yang baru itu akan mengalahkan apa yang selama ini dibangun oleh Mark Zuckerberg dalam Facebook miliknya.

Yup, yang dimaksud adalah Google+. Bahkan para pengamat hanya menemukan sejumlah kecil bugs dalam versi Google+ beta. Dan itu merupakan awal yang baik bagi Google untuk mulai berkompetisi di dunia social media.

Sebagai catatan, ada 20 juta user mendaftar akun Google+ hanya dalam waktu 3 minggu. Itu pastinya luar biasa jika dibanding Facebook yang membutuhkan waktu 3 tahun 2 bulan untuk meraih jumlah user yang sama. Namun itu adalah masa ‘bulan madu’ bagi Google+ yang telah berakhir. Google+ harus berbenah jika ingin benar-benar bersaing dengan Facebook.

1. Profile(s) not found



Perlu diketahui bahwa pada hari Jumat kemarin (22 Juli) Google melakukan pembersihan secara besar-besaran. Jangan kaget jika tiba-tiba Anda tidak menemukan akun dengan nama A atau B yang sebelumnya ada. Ini terkait dengan kebijakan Google+ yang ‘memaksa’ user untuk menggunakan nama asli.

Screenshot di atas adalah upaya untuk mencari nama Michael Arrington, yang telah memiliki akun Google+. Dia adalah pendiri situs gadget ternama, Techcrunch. Lalu bagaimana Google+ tidak mencantumkan nama itu sebagai Google+ profile? Saat Anda mengetik pada ‘search’ nama Michael Arrington muncul dalam pilihan, namun ketika Anda klik pada nama itu, Google+ menampilkan ‘Profile Not Found’.

Dalam beberapa kasus, seorang user harus membuktikan bahwa apa yang mereka tulis di profile harus benar-benar menjelaskan mereka sebenarnya melalui scan ID foto atau cara lain. Jika apa yang diminta Google+ itu tidak dipenuhi maka Google tidak hanya mematikan akun G+ mereka tapi benar-benar akan dihapus segala sesuatu yang ada dalam akun G+ itu. Anda yang menggunakan ponsel Android untuk Google+, WASPADALAH! Back up semua data Anda di lain tempat, selain Google.

- Apa yang seharusnya dilakukan Google?

Penghapusan akun secara besar-besaran bisa disebut sebagai bencana. Spam protection akan menjadi pilihan wajib, terutama bagi perusahaan seperti Google yang selalu bergantung pada data nyata dari orang-orang yang nyata. Namun menjadi ‘korban’ sebagai pihak yang dicurigai oleh Google dan baru bisa dinyatakan ‘nyata’ oleh Google dalam waktu 4 minggu adalah hal yang konyol dan seharusnya tidak terjadi.

Atau, seharusnya Google menandai saja akun-akun yang dicurigai oleh sistem sebagai profil ‘tidak nyata’. Misalnya, diperingatkan lewat email atau dengan pemberitahuan pada user lain untuk mengkonfirmasi apa yang bersangkutan merupakan profil nyata atau bukan. Setidaknya itu ‘lebih sopan’ daripada langsung menghapus dan menonaktifkan sebuah akun Google+ dan tidak muncul dalam pencarian.

Satu lagi, jika akun G+tidak aktif dalam 30 hari Google juga akan langsung menghapusnya (doh!). Google seharusnya memiliki ‘spambuster’ untuk user yang melaporkan bahwa akun mereka telah terhapus. Dengan begitu seseorang bisa melaporkan apakah sebuah akun adalah spam atau bukan, dan Google bisa memeberikan sebuah badge sebagai tanda terima kasih karena pelaporan itu.

2. Business Page sama sekali belum siap

Google melalui Google+ benar-benar belum siap terjun ke dunia bisnis social media. Sebagai sebuah business page, hal utama yang harus dimiiki adalah ‘persiapan’. Sama seperti banyak akun yang terhapus, business page juga mengalami hal serupa. Dua minggu lalu penghapusan besar-besaran itu terjadi dan menyebabkan sejumlah orang mengurungkan niat untuk membuat business page di Google+ menggunakan nama usaha. Namun kemudian Google approve beberapa pages yang sebelumnya berhasil dibuat di business page versi beta.

Itu adalah bentuk inkonsistensi dari Google+. Sangat merugikan ketika beberapa nama usaha harus dihapus dari Google+ business page sementara yang lain tidak mengalami masalah meskipun bertentangan dengan aturan Google+. Tampaknya Google pilih-pilih dalam approve business page. Sementara perusahaan-perusahaan besar bisa dengan tenang berada di Google+, perusahaan kecil yang sedang memulai promosi produknya harus terhapus dari Google+. Dan sampai hari ini, tidak ada kepastian akan dibawa kemana business page milik Google+ nantinya akan diarahkan.

- Apa yang seharusnya dilakukan Google?

Hal seperti itu seharusnya telah bisa diatasi dengan cepat dan mudah. Yang harus dilakukan adalah dengan membuat sebuah halaman berisi pengumuman di plus.google.com/business. Page itu harus memberitahu secara jelas dan rinci bahwa business page tidak bisa dibuat menggunakan profile, atau akan dihapus. Dengan tambahan seperti ini:’ Namun jika Anda tertarik membuat akun business di Google+, silakan ikuti langkah-langkah ini:

1. Buatlah akun Google+ pribadi dengan nama dan informasi asli.
2. Isilah form ini dengan nama bisnis Anda, alamat, website URL, dan posisi Anda di perusahaan itu saat ini.
3. Jika bisnis Anda telah diverifikasi dalam Google Places, harap sertakan alamat email yang digunakan untuk verifikasi itu. Kami akan mengirimkan email account yang menghubungkan Anda ke Google + profile email.
4. Jika bisnis Anda tidak diverifikasi pada Google Places atau tidak memiliki alamat nyata, silakan mengisi formulir ini [link] dan jelaskan pada kami tentang bisnis Anda. Ada pilihan verifikasi di formulir tersebut.
5. Silakan tunggu dan dan nikmatilah Google+ sebagai seorang user. nanti saat kami rilis Google + for Business, kami akan mengirimkan instruksi lebih lanjut.

3. Google tidak memahami keinginan user

Satu hal yang jelas bisa dilihat adalah Google menyedari mereka memiliki sesuatu yang besar melalui Google+. Mereka hanya tidak menyadari bahwa Google+ adalah sesuatu yang SANGAT besar dan dinanti banyak orang.

Pada peluncuran Google+, mereka mengirim banyak sekali invitasi. Google berpikir bahwa orang-rang yang menerima invitasi itu akan langsung mengaktifkan akun Google+. Padalah, karena alasan ini dan itu banyak yang tidak langsung mengaktifkannya selama beberapa hari. Dan ketika ingin diaktifkan, Google telah menutup link-nya. Dan hilanglah kesempatan untuk membuat akun Google+.

Jelas sudah bahwa Google telah secara dramatis meremehkan persentase aktivasi dan aktivasi itu kini terus turun jumlahnya. Dan yang terjadi selanjutnya adalah sebuah perdebatan internal.

Semua itu menunjukkan bagaimana Google+ dipersiapkan dengan sangat rapuh dan tidak matang.

- Apa yang seharusnya dilakukan Google?

Google seharusnya memiliki persiapan yang sangat matang. Sangat mudah untuk menulis bahwa sekarang Google tidak siap untuk sebuah social media. Padahal Google memiliki pengalaman lebih banyak di media sosial daripada perusahaan lain. Mereka ahli dalam hal itu.

Google seharusnya menunggu beberapa bulan lagi daripada harus meluncurkan produk gagal seperti Google+. Mereka memiliki teknologi yang sangat baik namun solusi untuk non-teknis sangat lemah.

4. Setelah ‘Bulan Madu’

Pada akhirnya Google+ harus berhasil. Persaingan dan masalah yang muncul seharusnya bisa diatasi dengan cepat meski faktanya kini Google+ telah kehilangan sejumlah kecil pengguna.

Namun tetap saja, momentum Google+ sangat kuat selama 3 minggu setelah rilisnya. Sangat memalukan memang jika Google harus kehilangan user pada hari-hari pertama setelah rilis. Sebenarnya, jika Google siap hal seperti itu tidak perlu terjadi. Jika mereka mau, masa ‘bulan madu’ yang indah itu bisa diperpanjang selama satu atau dua bulan mendatang, sampai Google+ siap mendominasi pencarian lokal, mobile maupun social media.

Sekarang mari kita lihat Google+ dengan cara pandang ke depan. Beberapa mendatang kita akan melihat sebuah visualisasi bahwa Google+ bisa mencapai 20 juta pengguna. Kapan mereka akan mendapatkan 20 juta berikutnya? 100 juta? 750 juta? Itu semua tergantung bagaimana Google berbenah selama beberapa minggu ke depan. Jika Google terus memepermasalahkan tentang akun fiktif dan terus menghapus akun banyak orang dengan menghapus kontak, email, dan sejenisnya, maka Google tidak pernah dapat mencapai jumlah user seperti yang telah dicapai Facebook.

Rabu, 13 Juli 2011

All about Google+

Ramai di linimasa tentang Google+, layanan jejaring sosial terbaru dari Google. Awalnya sih cuek, tapi beberapa kali ngetweet banyak yang tanya-tanya, akhirnya bikin deh posting ini. Sedikit tapi semoga menjelaskan.

Persaingan yang semakin ketat dan kecenderungan semakin sosial, bikin Google tak pantang menyerah membangun layanan jejaring sosial. Walau telah beberapa yang gagal, Google tetap meluncurkan ujicoba untuk layanan baru yang diberi nama Google+.

Secara tampilan, Google+ ini sangat Google banget. Putih, bersih dan terkesan lapang. Kalau pertama masuk ke Google+ akan tampak seperti

Seakan bisa langsung masuk melalui tombol Sign in, tapi begitu masukkan email, masih ditolak. Karena Google+ masih tahap ujicoba sehingga membatasi penggunanya. Kalau sudah punya akun, maka tampilan mukanya seperti ini:

Secara umum, fitur yang dimiliki oleh Google+ ini mirip dengan Facebook. Tapi 2 fitur utama yang menjadi pembeda Google+ ini, yaitu Circle (Lingkaran) dan Sparks.

Beda dengan Facebook, kita pertama diminta mengkonfirmasi apakah seseorang itu teman kita dan kemudian memasukkan dalam kategori pertemanan. Google+ meminta kita memasukkan seseorang dalam Circle untuk mengkonfirmasi kita berteman dengan orang itu.

Dengan demikian, sejak awal kita telah mempunyai beberapa circle yang berisi teman-teman dengan kesamaan tertentu. Semisal, teman SMU, teman kerja, teman gila dan lainnya.

Ketika kita berbagi content (status, link, foto dll) kita harus memilih pada circle mana kita akan berbagi. Jadi pesan kita langsung tertuju pada cirlce yang kemungkinan berminat dengan pesan kita tersebut. Gak nyampah istilahnya

Sparks adalah kategori minat. Jadi Google+ meminta kita untuk memilih topik minat kita yang disambungkan dengan content hasil pencarian Google. Ngek banget ya. Topik minat ini akan tampil disebelah kiri, dibawah fitur Circle.

Bila sebuah topik Sparks kita klik, maka akan tampil hasil pencarian Google. Kita bisa klik untuk membacanya atau kita berbagi, sekali lagi dengan Circle yang harus kita pilih. Gak usah nyampah ya. Berbagi hal-hal tertentu (tahu kan maksudku….) ya dengan teman tertentu saja kan. Jangan ketahuan guru, apalagi dosenmu…..hihihihi

Bagaimana ramalanku (jiaaah ramalan…) tentang Google+

1. Potensi Google+ adalah pada dua fungsinya yaitu sebagai jejaring pertemanan (seperti Facebook) dan jejaring informasi (seperti twitter). Cukup 1 media sosial untuk 2 fungsi. Google+ adalah penantang Facebook, juga Twitter
2. Circle pada Google+ mempunyai potensi bisnis (juga keamanan) yang memungkinkan Google melakukan analisis jejaring sosial kita. Paling tidak, Google bisa mengidentifikasi influencer kunci yang berdampak paling luas
3. Dalam tahap ujicoba ini, terkesan Google+ terlalu serius, paling tidak bagi kita-kita yang alay (Kita???). Sebuah kekuatan potensial untuk menyebarluaskan Google+. Bagi yang serius pun tetap perlu bersenang-senang kan?

Memang ada 2 faktor positif, tapi faktor ketiga yang seringkali menjadi daya pikat utama orang untuk menggunakan media sosial. Nah, apakah Google+ akan mengalami nasib seperti layanan jejaring sosial dari Google lainnya?

Semua masih ujicoba, kita perlu melihat perkembangan lebih lanjut untuk melihat prospek Google+. Bagaimanapun Google+ layak untuk dicoba. Berkembang atau tutup, paling tidak sudah tahu rasanya

Google+, mainan baru terobosan si Om Gugel. It's Social Network, but Not Facebook!

Ceritanya, Agus (bukan nama samaran eh sebenarnya) lagi bete sama dosennya. Saking betenya, nulislah dia di FB, “dosen udin resek”. Lupa kalau dia berteman dengan sang dosen. Dan hari senin, Agus mendapat panggilan untuk menghadap sang dosen. (ngek ngok). Pernah mengalami memasang status yang dibaca oleh yang gak berhak seperti yang dialami Agus?

Ada pula cerita Mini, yang saling balas komentar sama seorang cowok. Asyik juga nih. Tapi tetapi ternyata, saling komentar itu bikin cowoknya Mini jadi cemburu. Nah runyam deh…

Ada beberapa cerita lain seperti yang dialami oleh Agus yang pernah kudengar. Karena itu, buat pengguna FB yang masih labil seperti kita (kita?), solusinya adalah tidak berteman dengan orang-orang tertentu seperti dosen/guru dan orang tua. Solusi yang cukup menarik karena bisa membatasi orang-orang tersebut untuk membaca status kita.

Eh ternyata solusi itu senjata makan tuan. Kita bisa milih tidak berteman dengan seseorang, tapi kadang kita juga butuh ngobrol dengan orang tersebut.

Itu persoalan pertama. Lainnya….

Ada notification masuk. Kita di tag di sebuah foto. Dan bertubi-tubi masuk notification karena orang-orang pada berkomentar terhadap foto itu. Padahal foto itu gak penting banget buat kita. Nyebelin kan…..

Nah suara hati kita tentang persoalan-persoalan yang ada di Facebook ini ternyata didengerin mbah Google nih. Makanya, si mbah nyoba-nyoba bikin namanya Google+ alias Google plus (bukan plus plus yang nikmat itu…….)

Apa enaknya Google+ ?

Google+ mengelola teman-teman kita lebih baik. Jadi kalau kita ngobrol itu kan tergantung sikon. Kalau ngobrol sama sohib, kita bisa ngakak, pakai istilah sesuka kita. Kalau ngobrol sama kakak kelas/angkatan, kita kan harus jaim dikit dong. Kalau ngobrol sama dosen/guru, harus sopan lah.

Beda gaya ngobrolnya. Beda juga yang diobrolin. Obrolan seru di kelompok teman, bisa jadi gak nyambung kalau diobrolin sama guru/dosen. Sama-sama teman pun, kalau minatnya beda ya obrolannya beda juga.

Kalau di Google+, kita mau menambahkan seseorang jadi teman, kita diminta untuk memasukan orang itu dalam suatu circle (lingkarang), misal: sahabat, guru, kenalan, pecinta, olah raga dll.

Sekarang kalau kita update status maka akan ditanya status itu akan disharingkan ke circle (lingkaran) apa. Jadi update kita hanya tertuju pada mereka yang berhak mendapatkannya (emang zakat…..). Orang lain di luar suatu circle (lingkaran) tidak bisa membaca status kita itu. Aman kan?

Lebih asyik lagi, kalau kecepatan internet lagi baik hati, kita bisa video chat dengan suatu circle. Bisa ngobrol seru tuh.

Kita juga bisa update informasi seru tentang topik tertentu dan mensharingkannya dengan circle (lingkarang) tertentu. Misal, Justin Bieber. Gimana caranya? Pakai fitur Sparks. Kita tinggal masukkan kata kunci “Justin Bieber”, klik search dan ketemu semua content terkait sang idola itu.

Nah topik itu akan selalu ada di sebelah kiri beranda kita. Kalau mau melihat update terbaru, maka tinggal klik di topik sparks. Tampilan semua content. Tinggal baca dan sharingkan ke suatu circle. Wah gak pernah ketinggalan gosip, bisa jadi yang pertama malahan.

Tampilan beranda Google+

Perhatikan sebelah kiri atas tertulis “Stream”, dibawahnya itu adalah berbagai circle (lingkaran) yang kita buat. Kalau klik di “Stream” maka status dari teman di semua Circle akan tampil. Kalau kita klik salah satu Circle maka hanya status teman pada Circle itu yang akan tampil.

Di bawahnya, ada “Sparks” itu adalah topik-topik minat kita. Kalau di klik di Agnez Monica maka semua content terkait akan muncul, mulai berita sampai video.

Asyiknya lagi, Google+ membolehkan setiap orang men-tag kita di sebuah foto tapi akan ditanyakan pada kita apakah setuju di tag di foto itu. Kalau gak setuju, ya gak jadi di-tag. Sekian….

Gitu dulu deh tentang Google+. Mending sekarang dicoba dulu. Eh masih belum bisa, masih tahap ujicoba dan hanya orang keren yang diperbolehkan nyoba #uhuk. Sabarlah menanti……

Jumat, 24 Juni 2011

Mengetuk Pintu Hati (repost dari notes Facebook dan Hitman System)

Entri kali ini berisi sebuah kisah yang sangat pribadi bagi si penulis, tapi saya tau setiap orang juga pernah mengalami hal yang sama. Sebuah analogi cinta yang sering kita alami dan temukan di sekitar kita, bisa diri kita sendiri, bisa juga sahabat kita yang mengalaminya.Kalo kamu membacanya sambil ditemani oleh lagu mellow favoritmu, saya jamin akan terasa lebih nikmat. Saya membaca entri ini sambil ditemani lagu Bon Jovi – Superman Tonight dan Andra and the Backbone – Seperti Hidup Kembali Selamat membaca, jangan lupa siapin tissue siapa tau air matamu gak sengaja netes :')





Setiap hari aku pulang dan pergi pergi melewati jalanan rusak berbatu dengan banyak pohon rindang di pinggirannya. Di deretan jalan tersebut ada sebuah rumah kecil mungil dengan jendela bundar dan cerobong asap, persis seperti rumah dalam sebuah cerita dongeng. Itu rumah kamu.

Tahukah kamu… setiap hari aku berjalan lewati rumahmu. Begitu seringnya, aku sampai ingat persis warna coklat kusam pintu rumahmu dan dindingnya yang keabuan. Kulakukan itu tanpa sengaja dan tanpa rencana. Mau tidak mau, toh aku memang harus lewat jalanan rusak di depan rumahmu itu.

Setiap hari pula tidak bisa kuhindari melihat dirimu dibalik jendela. Beberapa kali kulihat kamu sedang sibuk menulis sesuatu atau membaca buku. Terkadang aku melihatmu membersihkan rumah sambil memutar lagu keras-keras. Tapi, aku paling sering melihatmu sedang duduk termenung dalam sepi seorang diri.

Tahukah kamu… setiap kali aku melihatmu, hatiku bertanya, “Siapa dia?” Ingin rasanya aku mengenalmu dan rasa itu sangat mengganggu sekali.

Dan akhirnya, malam itu kuberanikan diriku untuk singgah dan mengetuk pintu rumahmu. Jantungku berdegup kencang sewaktu kamu membuka pintu. Wajahmu yang manis mengintip dari balik celah pintu yang terkait oleh grendel kunci rantai.

“Siapa yah?”, kamu bertanya. Pertama kalinya aku mendengar suaramu. Dan jujur, suaramu yang sedikit parau bersirat sendu sama sekali tidak seperti yang kuduga. Tapi matamu… Matamu yang berkilau seperti danau di malam hari memantulkan cahaya bintang di kejauhan, itu persis seperti yang selama ini ada dalam bayanganku tentang dirimu.

Kuperkenalkan diriku dan kita berbincang cukup lama. Kita hanya berbicara lewat celah pintu yang sedikit terbuka, terkait oleh grendel kunci rantai. Kamu tidak mempersilakan aku masuk. Tidak apa-apa, aku maklum… kan aku masih orang asing dan kita baru bertemu pertama kali. Sudah bisa berbicara denganmu saja aku sudah senang sekali.

Tahukah kamu… ketika aku pamit malam itu, aku berjanji dalam hati untuk singgah lagi esok malamnya dan esok malamnya lagi, dan malam setelahnya, dan setelahnya lagi, dan seterusnya…

Dan memang itu yang kulakukan.

Malam demi malam aku selalu singgah dan mengetuk pintu rumahmu. Kamu pun selalu menyambut aku dengan senyum manis, dan kebahagiaan terpancar berkilau dari sinar temaram matamu… tapi kamu tidak pernah mempersilakan aku masuk.

Aku duduk di undakan tangga di luar rumah dan bersender pada pintu, kamupun duduk di lantai kayu dalam rumahmu dan bersender di sisi sebaliknya. Aku sungguh menikmati setiap kata yang keluar dari bibirku dan bibirmu, dan aku tahu kamu juga begitu.

Meskipun kita hanya berbicara lewat celah pintu yang sedikit terbuka, terkait oleh grendel kunci rantai.

Tapi tidak apa-apa, itu saja sudah cukup. Aku hanya ingin mengenalmu.

Setiap malam, kita saling bertukar tawa. Mentertawakan dunia dan diri kita masing-masing. Kamu bilang kamu jarang tertawa lepas seperti itu, dan tahukah kamu… tawamu timbulkan rasa hangat yang meresap dalam diriku. Rasa hangat yang sudah lama tidak kurasakan.

Dan kita saling bertukar cerita. Tentang mimpi-mimpimu, tentang kehidupan, tentang dunia, tentang cinta, dan tentang dirimu. Saling bertukar kisah hingga pagi menjelang dan matahari mengintip di balik cakrawala, perlahan buyarkan hitamnya malam dan menggantinya dengan fajar yang ungu kebiruan.

“Selamat tidur yah..”, katamu ketika aku pamit. Aku pulang dan tidur dengan tersenyum. Hari ini aku sudah mengenal dirimu lebih dari kemarin. Dan aku tahu kamu juga tidur dengan tersenyum pagi itu.

Malam esoknya, akhirnya, kamu memutuskan untuk bercerita tentang kesendirianmu, tentang malam-malam sepimu, tentang hilangnya asa dari dirimu… tentang alasan kamu mengurung diri dalam rumah, dan mengapa kamu tidak mau membukakan pintu untuk siapapun.

Aku senang kamu mempercayaiku. Meskipun kita hanya berbicara lewat celah pintu yang sedikit terbuka, terkait oleh grendel kunci rantai.

Kamu bercerita tentang masa lalumu dan ketakutanmu. Terakhir kali kamu membuka pintu dan mengijinkan seseorang masuk dalam rumahmu, ia menghancurkan seisi rumahmu, merampas segala yang berharga dari dirimu, dan setelah itu meninggalkanmu tersungkur menangis di lantai rumahmu yang telah porak poranda.

Dengan segala jerih payah dan air mata, selama enam musim, akhirnya kamu berhasil membenahi rumahmu, menyusun ulang perabotan, dan membuatnya terlihat lebih indah dari sebelumnya. Tapi kamu tahu, berkas-berkas kerusakan tidak akan pernah bisa hilang, dan rumah kamu selamanya tidak akan pernah kembali seperti semula.

Sejak saat itu kamu bertekad tidak akan pernah lagi membukakan pintu untuk siapapun, meskipun kamu selalu berharap dalam hati, suatu hari akan ada seseorang yang dapat meyakinkanmu untuk membuka pintu dan mempersilakan ia masuk. Menemani kamu hingga putih rambutmu dan kulitmu keriput.

Hatiku pilu mendengarnya…



Tahukah kamu… mengapa aku ingin mengenalmu?

Aku ingin tahu apa yang membuatmu resah, apa yang membuatmu gundah, apa yang membuatmu sedih… agar aku jangan sampai membuatmu menangis.

Aku ingin tahu apa yang membuatmu tersenyum, apa yang membuatmu tertawa, apa yang membuat matamu berbinar… agar aku bisa membuatmu bahagia.

Aku ingin menjadi orang yang kamu bukakan pintu dan persilakan masuk dalam rumahmu. Menemanimu setiap hari, setiap malam, bertukar cerita dan tertawa bahagia. Bukan hanya berbicara lewat celah pintu yang sedikit terbuka, terkait oleh grendel kunci rantai.

Kenapa aku bisa merasakan semua yang aku rasakan? Jujur, aku tidak tahu. Konon, katanya cinta tidak butuh alasan, dan kita tidak akan pernah tahu kapan dan dengan siapa kita akan jatuh cinta. Tapi kurasa, aku begini karena aku merasa bahagia setiap kali aku singgah ke rumahmu.

“Bukakan aku pintunya dan biarkan aku masuk menemani kamu..”, aku ingat tiba-tiba kalimat itu keluar dari mulutku. Aku tahu kamu terkejut, karena aku bisa lihat air mukamu lewat celah pintu yang sedikit terbuka, terkait oleh grendel kunci rantai.

Kamu terdiam membisu. Matamu berkata bahwa kamu ingin membukakan pintu untukku, tapi raut wajahmu berkata lain. Aku tahu kamu ragu. Aku tahu kamu takut. Segala hal buruk yang mungkin terjadi terlintas cepat dalam pikiranmu.

“Jangan takut… aku tidak akan menyakiti kamu. Biarkan aku membawamu keluar rumah dan melihat indahnya dunia. Biarkan aku menemani kamu…”, aku berusaha meyakinkan kamu.

“Tapi aku belum mengenal kamu…”, katamu lirih.

Aku tahu kamu merasa belum mengenalku, bukan karena aku tidak pernah bercerita tentang diriku sendiri, tapi karena kamu menolak untuk mempercayai semua yang kuceritakan padamu dan memilih untuk mempercayai masa lalumu.

“Aku bisa membuat kamu bahagia… aku tahu kamu tahu itu.”, aku mencoba membuat kamu mengakui perasaan dalam diri kamu, perasaan yang sama yang juga aku rasakan.

“Aku bahagia setiap malam kamu singgah ke sini, aku senang bisa bertukar cerita dengan kamu… tapi aku perlu bukti bahwa kamu tidak akan menghancurkan rumahku kalau kamu masuk ke dalam!”, kamu akhirnya mengutarakan isi hati kamu.

“Bagaimana aku bisa membuktikan hal itu kalau aku tidak pernah masuk dalam rumah kamu?“, ujarku setengah tak sabar.

“Setiap malam kita bertukar cerita dan tertawa bersama… bukankah itu bukti bahwa aku dan kamu bisa saling membahagiakan satu sama lain? Tidak mungkin aku akan merusak hal yang bisa membuat aku bahagia, kan?”, sekali lagi aku berusaha meyakinkan kamu.

“Jangan paksa aku… Kamu harus membuktikan diri dulu, itupun aku tidak bisa janji apa-apa. Bila kamu tidak mau, tidak apa-apa. Lebih baik kamu pergi dan tidak usah singgah lagi…”, kamu berkata dengan pelan sambil menatap mataku tajam.

Tahukah kamu… rasanya miris mendengar kalimat itu.

Apakah segala kisah dan tawa yang kita nikmati bersama setiap malam tidak berarti apapun buat kamu? Aku tidak habis pikir, mengapa kamu lebih memilih berdiam dalam sepi daripada membukakan pintu untukku? Kamu juga senang bila aku di sini menemani kamu, kan? Iya, kan?

“Baiklah, aku akan membuktikan diriku…”, akhirnya aku berkata. Bukan karena aku menyerah, tapi justru karena aku tidak ingin kehilangan dirimu, meskipun aku tahu aku tidak pernah memilikimu. Aneh, bagaimana mungkin kehilangan sesuatu yang tidak pernah dimiliki?

“Terserah kamu…”, itu kata-katamu yang terakhir sebelum kamu menutup pintu dan menguncinya rapat-rapat. Aku mengetuk dan memanggil namamu, tapi kamu tidak menjawab.

Dengan menyesal aku pulang dan memikirkan kamu hingga pagi menjelang dan matahari mengintip di balik cakrawala, perlahan buyarkan hitamnya malam dan menggantinya dengan fajar yang ungu kebiruan.

Tahukah kamu… sejak itu, setiap hari aku singgah dan mengetuk pintu rumahmu. Tapi kamu tidak pernah menjawab. Aku mengetuk dan mengetuk… menunggu kamu di depan pintu, tapi suaramu pun tidak aku dengar lagi.

Bagaimana kamu bisa mengenalku dan meyakinkan dirimu sendiri, bila kamu saja tidak mau bertukar cerita lagi denganku? Apa yang harus kubuktikan bila kamu saja tidak mau melihatku lagi, meski hanya lewat celah pintu yang sedikit terbuka, terkait oleh grendel kunci rantai.

Bila aku berhenti mengetuk, aku tahu itu akan membuktikan bahwa aku tidak sungguh-sungguh ingin menemanimu. Tapi bila aku terus mengetuk, aku tahu kamu pasti akan membenciku. Tolong kamu beritahu, apa yang harus aku lakukan sekarang?

Mungkin aku terlalu memaksa. Mungkin aku tidak sabaran. Mungkin dengan begitu aku jadi mengingatkan kamu akan masa lalumu. Mungkin memang kebahagiaan yang aku pikir kamu rasakan ketika bersamaku adalah ilusi dan khayalanku belaka. Mungkin kamu memang lebih bahagia sendiri dalam sepi. Mungkin memang ini yang sebenarnya kamu inginkan…

Mungkin aku tidak akan pernah tahu kenapa…

Mungkin…

Tahukah kamu… setiap hari aku berjalan lewati rumahmu. Begitu seringnya, aku sampai ingat persis warna coklat kusam pintu rumahmu dan dindingnya yang keabuan.

Tahukah kamu… kalau kamu sudah siap, kamu bisa membuka pintu dan memanggilku untuk singgah lagi. Mungkin nanti kamu mau membukakan pintu untukku. Mungkin…

Mau tidak mau, toh setiap hari aku memang harus lewat jalanan rusak di depan rumahmu itu.

******

Setiap orang pernah mengalami kisah di atas. Baik sebagai orang yang mengetuk maupun sebagai orang yang menutup pintu. Dengan membaca kisah ini, saya harap kita bisa saling mengerti bahwa kebahagiaan dalam hubungan cinta tidak bisa dipaksakan. Meskipun kebahagiaan itu sudah ada di depan mata, tapi hanya bisa diraih bila kedua pihak memang sama-sama menginginkannya dan saling berusaha.

Silakan sebarkan tulisan ini pada sahabat-sahabat Anda, dan jangan lupa cantumkan http://kei.hitmansystem.com/ sebagai sumber.

Australia sapi pun di bela, Indonesia membiarkan warganya dipancung


Ironi, lagi-lagi kasus TKI Indonesia yang berada di Arab Saudi berakhir tragis. Ruyati asal bekasi harus dihukum pancung karena membunuh majikannya yang sudah tua. Tidak ada pembelaan atau bantuan hukum sama sekali terhadap dirinya. Diduga Ruyati hanya membela diri, sudah sedemikian banyak kasus yang terjadi dan setiap tahun semakin meningkat. Tidak ada pengawasan yang baik terhadap warga dan pembinaan para PJKI yang mengeluarkan Tenaga Kerja Tersebut.

Belum lagi kasus TKI yang tinggal dikolong jembatan, lebih dari seratus perempuannya hamil, sebagian malah ada yang sudah meninggal dunia karena sakit dan penganiyaan. KBRI di sana seolah-olah tidak ada daulat sama sekali, tidak ada upaya, alasannya urusan birokrasi, mereka masuk melalui jalur tidak resmi. Domestik dalam negeri tidak memperluas lapangan kerja, duta devisa diluar negeri malah disiksa.

Setiap tahun kita rakyat akan tercengang, jangan jauh-jauh sampai ke arab saudi, ribuan TKI dideportasi dari negara tetangga Malaysia, sudah bukti contoh bahwa Indonesia hanya akan terus di hina dan di cemooh negara-negara penerima tenaga kerja.

Semakin tinggi kasus, memang tidak menghentikan negara ini menyalurkan tenaga kerja keluar negeri, tetapi haruslah diinggat dari sedemikian banyak pejabat pintar masa iya tidak ada satupun yang bisa menyelesaikan kasus seperti ini?? Apakah memang negara ini sudah pada mementingkan diri sendiri, tidak begitu menyentuh rakyat lagi, sehingga rakyat yang dibawah tidak terasa sama sekali kebijakannya.

Sudah sepantasnya Menteri Luar negeri, atau bahkan Presiden memberikan sanksi tegas kepada badan kedaulatan yang bertugas di Arab Saudi yang telah teledor dan sangat terlambat dalam setiap menagani masalah seperti ini.

Beda halnya dengan Pemerintah Australia, Menteri Pertaniaannya langsung memutuskan tidak mengekspor sapinya lagi ke Indonesia setelah melihat cara pemotongannnya tidak sesuai standard yang berlaku dinegaranya. Bayangkan negara Australia tidak terima binatang mereka diperlakukan tidak layak. Binatang dianggap ada standar cara pemotongannya dan tidak patut berada di Indonesia hehehe…. Ironi.

Alangkah malangnya Indonesia, selalu melakukan kesalahan yang sama, bila hari ini ada kasus besok akan terulang kembali. Tanpa mengantisipasi dan membuat kebijakan dan pencegahan.

Aku bangga menjadi rakyat Indonesia, tetapi tidak bangga sama pemimpinnya. Semoga kasus seperti ini dapat di antispasi dan tidak terjadi lagi dikemudian hari, karena hak setiap warga negara Indonesia harus diperjuangkan dimanapun mereka berada.

Masih bingung? tanyasaja

Senin, 20 Juni 2011

Dalam Persahabatan, Tidak Ada Alasan Untuk Marah (tribute for #themem8ers)






Dalam hidup ini terkadang keadaan tidak berjalan sesuai dengan keinginan kita. Apa yang akan kita lakukan apabila hal itu menimpa kita? Apakah kita akan marah? Percayalah marah tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi sebaliknya justru akan menambah masalah.

Sahabat atau teman memiliki sebuah keterikatan lebih daripada sekedar kenal tapi tak kenal. Berjalan bersama, bercengkrama bersama dan saling menasehati ketika salah satu teman ada yang merasa kurang bukankah itu yang dinamakan pertemanan atau persahabatan. Masih mengelak, kalao dia nggak pantas menjadi teman?

Sadar atau tidak lingkungan kita sudah terkontaminasi dengan keburukan. Salah satunya adalah orang yang menganggap biasa menyebarkan gosip apapun yang dia tahu dan dia dengar. Apakah kita akan menambah daftar keburukan tersebut?

Teman itu seperti keluarga lain yang ada disekitar kita. Dia melakukan salah, bukankah itu wajar. Dia hanyalah manusia, sama dengan diri kita. Teman bukanlah dewa atau nabi. Bahkan dewa dan nabi saja pernah melakukan salah. Lho,,, jadi keinget film televisi kala ada Hercules. :)

Teman yang baik adalah mau menerima keadaan teman yang lain. Tidak ada alasan untuk marah ketika ada orang lain yang ikut campur menghancurkan pertemanan kalian. Kalao kalian berteman jangan karena sebuah alasan dari seseorang. Tapi dari diri kalian, apakah dia pantas menjadi teman.

Ingat guys, sebagai orang yang mengenal agama kalian harus menjadi orang yang satu kata antara ucapan dan perbuatan. Buat apa beribadah tapi masih memiliki hati untuk membenci.

Sekali lagi, nggak ada satu alasan apapun untuk saling membenci sesama teman. Dan nggak ada alasan apapun untuk berkata,”keluarganya membenci kalian karena kalian tidak bertanggung jawab”.

Namun ketika ada teman yang mengkhianati pertemanan kalian dan tidak meminta maaf sedikitpun. Bencilah yang dilperbuatnya bukan orangnya. Lihat alasannya. Coba pikirkan mengapa dia melakukannya.

Semangat buat teman-teman yang memiliki sahabat yah. Sebagai orang beragama, Tuhan saja mengampuni umatnya, masa sebagai manusia biasa kalian nggak mau memaafkan sahabat kalian.

Sabtu, 18 Juni 2011

Sistem akuntansi aktiva tetap perusahaan X

Perusahaan X memiliki berbagai aktiva tetap seperti gedung kantor, tanah dan mobil. Sama seperti perusahaan lainnya, Perusahaan X yang bergerak di bidang pelayanan masyarakat berkewajiban untuk mengelola aktiva tetap yang dimilikinya. Aktiva tetap pada Perusahaan X merupakan aktiva yang mempunyai peranan penting dalam kelangsungan usaha perusahaan.
Pada Perusahaan X sistem akuntansi aktiva tetap dilakukan secara manual. Cara perolehan aktiva tetap diperoleh dengan cara dibeli dalam bentuk siap pakai dan aktiva yang dibangun terlebih dahulu. Metode beban penyusutan yang digunakan oleh Perusahaan X adalah metode garis lurus.
Bagian-bagian yang terkait dengan akuisisi aktiva tetap tidak hanya terdiri dari satu pihak, ada beberapa pihak yang terkait dalam proses akuisisi aktiva yaitu, pihak pemakai, direktur yang bersangkutan, direktur utama, unit pembelian, bagian penerimaan dan petugas pembukuan.
Bagian yang menilai depresiasi aktiva tetap ialah pihak yang memakai aktiva tersebut dan kemudian nilai depresiasi aktiva tetap dikonfirmasi ke bagian akuntansi aktiva tetap untuk diperbarui datanya di buku besar pembantu aktiva tetap. Tidak hanya yang menilai depresiasi, pada Perusahaan X bagian atau pihak yang melakukan penilaian untuk penghapusan aktiva juga diserahkan langsung pada pemakai aktiva tersebut dan akhirnya dikonfirmasi ke bagian akuntansi aktiva tetap untuk diperbarui data pada buku besar pembantu aktiva tetap.
Perusahaan X tidak memiliki bagian auditor internal yang menangani kegiatan depresiasi dan penghapusan aktiva yang dilakukan langsung oleh departemen pengguna, sehingga kegiatan depresiasi dan penghapusan aktiva tidak dicek lebih lanjut oleh bagian independen. Selain itu, bagian supervisi dari perusahaan X juga tidak bekerja dengan maksimal dimana bagian ini tidak menyediakan informasi mengenai pentransferan ketika satu departemen mentransferkan suatu aktiva ke departemen lainnya.
Kebijakan perusahaan X dalam hal aktiva tetap yaitu aktiva tetap bergerak seperti kendaraan hanya diperuntukan bagi kegiatan operasional perusahaan, sehingga manajer maupun karyawan tidak dapat menggunakannya untuk hal-hal diluar operasional perusahaan.
Dokumen yang digunakan berhubungan dengan aktiva tetap adalah daftar permintaan barang, order pembelian, bukti penerimaan barang, kuitansi, tanda pemakaian inventaris, bukti permintaan dan pengeluaran barang dan memo penghentian pemakaian aktiva tetap. Catatan akuntansi yang digunakan berkaitan dengan pengadaan maupun pengawasan aktiva tetap adalah jurnal umum, register bukti kas keluar (voucher) dan buku pembantu aktiva tetap.

Rabu, 11 Mei 2011

Tentang Obsesi Gue

Hufft.........udah hampir seminggu gue gak nulis lagi di blog. Baru bisa buka blog sekarang, kemaren2 gue sibuk banget, ngerjain tugas lah, baca novel lah, jalan lah, de el el deh. Sempetnya baru tengah malem gini. Padahal sekarang udah hampir jam 23.00, tapi mata gue gak bisa diajak kompromi buat tidur. Yah, daripadabengong mending gue nulis aja deh.
Kali ini gue mau ngebahas tentang sebuah obsesi. Obsesi? mungkin kedengarannya istilah yang gue ambil itu bakalan berat buat dibaca. Tapi gue gak ngulas istilah obsesi itu sebagai suatu bacaan yang berat, cuma sekedar curhat dari apa yang gue alamin aja sih.
Ketika gue memikirkan istilah obsesi, satu hal yang ada di otak gue. SPIDERMAN! Yaps, gue terobsesi banget jadi superhero laba-laba yang jago lompat gedung sana sini cuma pake jaring laba-laba. Keren kali yaa, di sela-sela padatnya jadwal kuliah gue, gue masih punya niat membasmi kejahatan yang terjadi di senatero kota jakarta ini.Sungguh mulia banget itu obsesi gue :D!!
tapi harus gue coret bahkan harus gue tip-X obsesi konyol gue itu. Ga ada yg namanya spiderman di dunia ini. Cuman gara-gara lo digigit laba-laba radiasi aja lo bisa jadi manusia keren bertopeng yang badannya sixpack sambil gelantungan bareng cewek idaman lo di langit kota jakarta. Absurd. IMPOSSIBLE!!!
Lalu obsesi gue yang kedua adalah punya CEWEK! OH MY GOD, gue keceplosan! anggep aja di blog ini gaada fitur backspace ato delete yang bisa ngapus 5 huruf kapital tadi. So, lanjutkan menulis!
Kenapa cewek dijadiin obsesi sih? Eits, jangan salah! Cewek nantinya akan jadi pendamping seorang cowok sampe kita ubanan nanti (amin). Berarti itu sebuah tujuan bukan? yang pstinya harus kita prioritaskan dan kita targetkan!
Tapi sampe gue nulis blog ini, belum ada usaha sih buat PDKT lagi.Gue soalnya ga mau jatuh di lubang yang sama (karena gue bukan keledai). Gue pengen belajar dulu dari pengalaman cinta gue yang sumpah absurd abeees! gak baik juga sih kalo kebanyakan mikir tapi gaada aksi. Sabar!! semua juga ada waktunya. gue ga mau terlalu ngebet harus sama si A, atau harus sama si B. Terlalu ngejar deadline juga malah jadi beban buat kita. Hey guys, ngedapetin cewek itu gak kayak ngerjain UJIAN SEMESTER, yg mesti harus dikumpulin hari itu juga. Semua itu butuh proses,seperti halnya dari telur sampe jadi kupu-kupu (metamorfosis). Kita ga bisa jadi kupu-kupu sebelum jadi ulatdan kepompong. Tapi proses yg berbelit2 dan panjang tiada akhir juga gak gue benerin itu pernyataan. Intinya gini sih, yang pas aja porsinya. Terlalu instan ngga, terlalu lama juga ngga boleh takut basi. Anyway, karena gue bukan dokter cinta, gue ngga bisa ngebahas masalah ini terlalu dalem. tanyakan saja sama rumput bergoyang.
Obsesi yangterakhir? Gue pengen jadi penulis handal. Bukan cuma penulis timeline twitter yg bisanya cuma nyeritain hal-hal sehari2 mulai dari tidur sampe tidur lagi (labil banget orang kaya gitu). Bukan itu yang gue maksud. Gue pengen menulis sebuah buku. Buku yang bisa menginspirasikan banyak orang. Sehingga orang2 yng baca buku gue nantinya akan menjadi pribadi yang optimis dalam segala hal. Genre yang mau gue tulis di buku belum gue pikirin. Mungkin tentang cinta (lagi). api bukan sekedar cinta monyet ala abg jaman sekarang. Ini tentang esensi cinta keseluruhan. Mulai dari cinta kepada ALLAH, cinta kepada ibu, bapak, saudara, sahabat, pacar.dan yang gak kalah penting, CINTA SAMA DIRI SENDIRI. Gmana kita bisa mencintai orang lain, kalo kita ga bisa mencintai diri sendiri. Thats right, guys??
Oke segini dulu tentang obsesi gue. Semoga obsesi-obsesi ini bisa menjadi realita (kalo yang pertama ga mungkin deh) yang bener-bener realita. ga ada makanan kalo ga ada uang. ga ada hasil kalo ga ada usaha :)
Trust me , it works!!

Sabtu, 07 Mei 2011

The DoomsDay of Internet!!

Sekarang ini, semua sudah terhubung dengan internet. Di banyak hal memang benar-benar membantu kita di kehidupan, terutama cara berkomunikasi dan berinteraksi. Tidak hanya berinteraksi dengan sesama manusia, tapi juga berinteraksi dengan non-human, mesin, atau sebuah sistem.

Hampir semua orang yang saya kenal sekarang mempunyai sebuah identity di dunia maya, entah web page, blog maupun social networking profile. Bahkan juga saya banyak kenal orang dari internet, tahu kegiatan orang-orang tersebut dari hasil sharingnya di dunia maya. Batas-batas privasi telah diperlebar dan definisinya diubah. Masing-masing mempunyai pemahamannya sendiri yang mungkin bagus ataupun malah merugikan.

Kita jadi berinteraksi dengan banyak orang dalam waktu yang lebih singkat dan paralel. Informasi masuk ke diri kita dengan sangat cepat dan dalam pecahan yang kecil-kecil. Otak kita jadi terlatih untuk menerima arus informasi dalam jumlah banyak secara bersamaan. Contoh nyatanya adalah Twitter.

Seperti inilah komunikasi jaman sekarang. Kita harus pintar-pintar memilih pecahan informasi kecil mana yang penting untuk disimpan dalam memori kita. Atau hal-hal apa yang sebenarnya tidak ada kepentingannya dengan kita tapi menguras energi dan waktu kita.

Kenyataan yang Maya
Apakah kamu familiar dengan skenario ini?

Bangun tidur ngecek timeline Twitter. Sambil nunggu sarapan beres, check email. Terus ngeliat foto-foto weekend unggahan temen kamu. Lalu twitteran lagi sambil sarapan.
“"Berapa banyak dari kita orang dewasa yang sudah merasa kaku untuk menulis tangan karena selama ini tidak pernah menulis di atas kertas lagi?"”


Lalu begitu sampai di kantor langsung check-in Foursquare supaya title mayor enggak keambil oleh orang lain. Dan begitu seterusnya, orang lebih banyak menghabiskan waktu dengan menatap smartphone-nya dibanding dengan bertatap dengan orang lain secara langsung.

Ya memang dalam pekerjaan sehari-hari kita bertemu dengan real-people dan juga menghadapi real-problem. Tapi terkadang dunia maya di gadget kecil kita itu lebih menarik dari pada dunia nyata yang kita hadapi secara langsung. Alhasil orang lebih banyak lari ke dunia kecil yang indah untuk mengekspresikan atau bahkan menjadi seseorang yang tidak mungkin dia lakukan di dunia nyata.

Karena kesehariannya sudah berjalan rutin seperti itu lama-kelamaan orang menjadi terbiasa dan nyaman. Atau mungkin kata yang lebih tepatnya: ketergantungan.

Hari Kematian Internet Tiba
Apa yang harus kita persiapkan pada saat hari kematian Internet tiba? Setelah selama beberapa tahun belakangan ini kehidupan kita dimanjakan oleh kecanggihan dan kemudahan oleh teknologi, apa saja yang telah direnggut oleh internet dari kehidupan kita? Hal nyata apa yang telah hilang dan digantikan oleh kode-kode digital?

Secara tidak sadar dan pelan orang telah mengganti cara hidupnya selama 10 tahun belakangan ini. Contoh paling simplenya adalah menulis. Berapa banyak dari kita orang dewasa yang sudah merasa kaku untuk menulis tangan karena selama ini tidak pernah menulis di atas kertas lagi. Surat menyurat melalui email, berhitung menggunakan kalkulator, berbicara menggunakan instant messenger service, dsbnya. Peran mulut untuk berbicara telah tergantikan oleh 10 jari yang menari di atas keyboard, dan banyak hal lainnya.

Apa yang bisa dilakukan untuk kembali hidup seperti masa lalu lagi secara analog?

No Google!
Ini adalah sila pertama dalam peraturan dasar hidup analog. Tidak menggunakan layanan Google sama sekali, mulai dari search engine, email, map, earth, picture, dan semuanya yang Google sediakan.

Untuk mencari tau mengenai suatu hal kita gak bisa menggunakan search engine. Kamu harus mulai mencoba mencari suatu hal dengan usaha kamu sendiri, dan dengan bertanya ke manusia lain secara real. Yang ditantang disini adalah kemampuan kamu dalam bersosialisasi dengan orang baru secara nyata untuk mendapatkan informasi. Bisa juga dengan mendatangi perpustakaan dan mencari pecahan informasi dalam deretan buku-buku yang ada disana.

Kalau selama ini kita terbiasa tinggal memasukan nama tempat atau jalan untuk melihat peta, maka pada hari kematian internet kita harus kembali menggunakan peta biasa. Harus bisa mencari lokasi peta dan menelusuri jalan yang tersebar pada ratusan lembar halaman.

Langganan surat kabar.
Karena sudah tidak bisa browsing internet lagi maka kamu harus langganan surat kabar supaya enggak ketinggalan berita sehari-hari. Yang penting adalah langganan koran pagi dan sore, karena untuk koran pagi kamu bisa baca apa yang terjadi kemarin sore hingga malem, dan koran sore untuk yang terjadi dari pagi hingga siang. Yah semua beritanya sih telat 1 hari, setidaknya kamu sudah bisa ikut dalam pembicaraan sehari-hari. Efeknya adalah waktu akan terasa lebih lambat dan lebih panjang karena informasi yang kita dapat tidak terlalu deras.

Keluar dari semua social networking platform.
Hapus semua account Twitter, Facebook, MySpace, FourSquare, Koprol, dan lainnya. Mulai coba hidup dengan tenang tanpa tahu teman kamu hari ini ngeluh apa dalam perjalanan pulang kantor yang macet. Kamu juga enggak perlu tahu teman kamu sarapan apa pada pagi harinya, dan informasi-informasi lain yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Kamu pasti akan lebih fokus dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari yang utama tanpa distraction tersebut.

Untuk menghubungi seseorang akan butuh usaha lebih dari sekedar PING!! dan mention. Manusia akan kembali berbicara menggunakan mulut dan suaranya, tidak lagi dengan text dan jarinya.

Kalau udah berpergian rasanya seperti lepas dari manapun. Perjalanan dari rumah menuju tempat nongkrong rasanya kaya jalan sendirian di terowongan sunyi yang dindingnya rapat semua. Baru bisa dihubungi apabila sudah stay di sebuah tempat. Mau kabur sejenak untuk mewujudkan me time rasanya gampang banget.

Sign out dari e-mail.
Bikin PO Box atau alamat rumah saja untuk urusan surat menyurat. Dan supaya gak numpuk sampah, bikin satu lagi PO Box khusus brosur-brosur iklan atau promosi yang gak penting untuk supaya langsung dibuang ke sampah. Prinsipnya semacam bikin account/folder khusus spam di email kamu supaya langsung di trash. Siapkan folder untuk menyimpan kertas-kertas dan dokumen yang dikirim ke rumah kamu.

Album foto.
Buat kita yang hobi foto mungkin upload ke Facebook adalah hal yang paling mudah dan nyaman. Semua foto bisa kita upload sebanyak apapun tanpa mengeluarkan biaya lagi. Apabila internet sudah mati, maka untuk masalah foto ini akan kembali menjadi hal yang mahal dan butuh banyak biaya, untuk cetak dan untuk menyimpannya dengan baik di dalam album foto. Foto akan menjadi barang yang value-nya lebih spesial dan pribadi karena tidak akan mudah lagi untuk diperbanyak seperti halnya foto digital.

No copy-paste ucapan.
Persetan dengan sms-sms copy paste yang membuat handphone kamu lemot pada hari raya. Kartu-kartu ucapan yang sifatnya pribadi dan intim dengan tulisan tangan yang sangat personal. Membuat kamu merasa lebih dihargai dan hari raya menjadi lebih berarti.

Well, kalau dilihat-lihat, sebenarnya hari kematian internet bukan berarti kiamat. Kita mungkin akan merasa kesusahan karena internet sudah membuat kita mudah dalam banyak hal, tapi di lain sisi juga, nilai-nilai kehidupan akan menjadi lebih nyata dan lebih mendalam bagi banyak orang.

Semoga kita semua sudah siap apabila hari itu datang...

Kampus manakah yang anda anggap hebat??